MAN 1 Mukomuko Mulai Melaksanakan PBM Tatap Muka Secara Normal

MAN 1 Mukomuko Mulai Melaksanakan PBM Tatap Muka Secara Normal

Mukomuko (Humas) - Kepala MAN 1 Mukomuko Nursyamsiah, M.Pd. membuka Proses Belajar Mengajar (PBM) tatap muka secara normal, Senin (13/9). PBM tatap muka secara normal dibuka setelah menerima surat edaran dari Dinas Pendidikan Kab. Mukomuko, Nomor: 420/408/CABDIN.MM/IX/2021 Perihal: Panduan Pembelajaran Secara Normal.

“Alhamdulillah, PBM kembali kami laksanakan secara normal atau full class tanpa shif setelah kami menerima surat edaran dari Dinas Pendidikan Kab. Mukomuko. Surat edaran tersebut kami terima tanggal 11 September 2021, kemudian kami langsung informasikan kepada majelis guru bahwa PBM tatap muka secara normal akan dimulai pada tanggal 13 September 2021. Selain itu, kami juga meminta dewan guru untuk meneruskan informasi tersebut kepada seluruh siswa melalui via WhatsApp Group,” ujar Nursyamsiah.

Dengan dimulainya kembali PBM tatap muka secara normal (full Class), Ka.MAN 1 Mukomuko berharap semoga pelaksanaan PBM dapat berjalan dengan efektif dan efisien sebagaimana yang diharapkan.

"Semoga kegiatan PBM ini dapat berjalan dengan lancar, dan kita juga berharap semoga pandemi Covid-19 segera berlalu,” tambah Nursyamsiah.

Meskipun pelaksanaan belajar mengajar tatap muka secara normal sudah diizinkan untuk dilaksanakan, namun ada beberapa ketentuan yang disyaratkan oleh Pemerintah diantaranya adalah sekolah/madrasah tetap diwajibkan berpedoman pada protokol kesehatan, dan mendapatkan surat pernyataan izin dari orangtua/wali peserta didik.

Selain syarat di atas, Pemerintah dalam hal ini melalui Dinas Pendidikan Kab. Mukomuko juga meminta sekolah/madrasah agar berkoordinasi/menyediakan tim medis dari rumah sakit/puskesmas. Hal tersebut dilakukan agar pihak sekolah/madrasah dapat melakukan penanganan cepat dan tepat jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan khusus hal yang berkaitan dengan Covid-19.

Untuk memastikan siswa, pendidik, dan tenaga kependidikan di MAN 1 Mukomuko mematuhi protokol kesehatan, Nursyamsiah membentuk tim khusus yang memantau pelaksanaan protokol kesehatan. Tim tersebut terdiri dari security dan dewan guru.

Seluruh siswa wajib memakai masker dan cek suhu tubuh sebelum melewati pintu gerbang ataupun masuk kedalam ruang kelas. Selain mewajibkan siswa memakai masker, siswa juga wajib mencuci tangan sebelum memasuki ruang kelas. Adapun kebutuhan handsanitizer, sabun, dan air sudah disediakan di setiap kelas. *(J88)

 

Bagikan :