Kakanwil : Jangan Mudah Termakan Isu Tidak Benar

Kakanwil : Jangan Mudah Termakan Isu Tidak Benar

BENGKULU (HUMAS) ---- Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Dr. H. Zahdi Taher.,M.HI mengharapkan kepada masyarakat, tokoh agama agar memanfaatkan media sosial secara positif dan jangan mudah termakan isu tidak benar. 

Hal ini diungkapkan Kakanwil ketika membuka acara dialog kerukunan intern umat beragama, di Nala Sea Side Hotel Pantai Panjang Kota Bengkulu. Senin, (6/9). Dialog mengambil tema, masyarakat rukun, Indonesia tangguh dan tumbuh terbebas dari Covid-19.

‘’Penyebaran informasi hoax menimbulkan keresahan. Bahkan bisa memecah belah kesatuan persatuan antar umat beragama, Bengkulu yang selama ini rukun bisa terjadi konflik Karena hoaxs,’’ kata Kakanwil.

‘’Karenanya, saya perlu mengingatkan agar memanfaatkan media sosial secara positif dan jangan mudah termakan isu tidak benar atau hoaxs,’’ pinta Kakanwil.

Media sosial dimanfaatkan untuk hal-hal yang sifatnya sinergis dan edukatif. Namun demikian, Kakanwil menyampaikan apresiasi bahwa Bengkulu masih dikategorikan provinsi yang aman dari masalah konflik sosial.

‘’Status ini harus kita pertahankan, sehingga Provinsi Bengkulu masih dikategorikan daerah yang aman dari ancaman konflik sosial,’’ ujar Zahdi.

‘’Nah ini perlu tanggungjawab kita bersama, karenanya tokoh agama harus berperan membantu pemerintah menjaga kerukunan antar umat beragama ditengah-tengah masyarakat,’’ harap Kakanwil.

Selain itu Kakanwil juga mengharapkan kepada pemuka agama, untuk membantu pemerintah dalam menekan laju penyebaran covid-19 di Bengkulu, dengan menjadi teladan ikut mensosialisasikan 5 M + 1D yakni Memakai Masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan, Membatasi Mobilitas serta Menjauhi kerumunan dan doa.

‘’Pandemi masih menghantui kita, masih berada disekitar kita. Karenanya ini harus kita sosialisasikan untuk menekan laju penyebaran covid-19, ‘’ demikian Kakanwil.  

Sementara itu kegiatan dialog ini sendiri diikuti oleh 30 orang yang terdiri dari 10 orang utusan dari Organisasi Islam dam tokoh agama serta jajaran ASN Kanwil kemenag Provinsi Bengkulu.

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Zakat Wakaf H. Arsan Ibrahim, pejabat eselon IV dilingkungan Kanwil.Kegiatan mengupas mengenai Penerapan Undang-undang tentang kerukunan umat beragama, pengawasan organisasi keagamaan, serta prinsip-prinsip moderasi beragama. Dialog juga mengupas terkait strategi pencegahan paham radikal terorisme berbasis paham keagamaan.

 

Penulis : Tatang Wss

 

 

Bagikan :