Kasi Bimas Islam Berikan Materi Moderasi Beragama Dalam Dialog FKUB

Kasi Bimas Islam Berikan Materi Moderasi Beragama Dalam Dialog FKUB

Mukomuko (Humas) -- Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mukomuko melaksanakan dialog lintas agama berkaitan dengan Moderasi Umat Beragama, Kamis (8/7) di Aula Rapat Bupati Mukomuko.

Kegiatan dialog moderasi beragama tersebut dibuka langsung oleh Bupati Mukomuko, H. Sapuan, SE, yang turut didampingi oleh Wakil Bupati Mukomuko, Wasri. Dalam dialog tersebut juga dihadiri oleh Kemenag Mukomuko, Asisten 3, MUI, Kepala KUA dan beberapa tokoh agama antaranya Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha.

Dalam sambutannya Bupati Mukomuko menyampaikan bahwa sangat menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan sosialisasi moderasi beragama yang dilaksanakan oleh FKUB Kabupaten Mukomuko. Dengan adanya dialog lintas agama , terutama berkaitan dengan moderasi agama ini dapat memberikan pesan kedamaian dalam melaksanakan kegiatan ibadah maupun dalam melaksanakan kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Mukomuko.

Lebih lanjut H. Sapuan mengatakan moderasi beragama adalah cara pandang kita dalam beragama secara moderat, yakni memahami dan mengamalkan ajaran agama dengan tidak ekstrim, baik ekstrim kanan maupun ekstrim kiri.

Dalam kesempatan itu juga Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mukomuko, H. Peri Irawan, S. HI memberikan materi berkaitan dengan moderasi agama. Peri Irawan menyatakan kegiatan moderasi beragama ini adalah salah satu bagian dari kebijakan prioritas Menteri Agama RI, H Yaqut Cholil Coumas.

Lebih dijelaskan lagi, ada enam kebijakan prioritas menteri agama, salah satunya adalah penguatan moderasi beragama.

"Kemudian penguatan moderasi beragama ini terdiri dari lima item, yakni yang pertama penguatan cara pandang, sikap, praktik beragama, jalan tengah atau wasatha sebagaimana termaktub di dalam surat Al-Baqarah ayat 143, ummatan wasatha," ujar Peri Irawan.

Kasi Bimas Islam tersebut juga menekankan kepada para tokoh agama dalam paparan materinya terkait dengan upaya maksimal dalam menyampaikan pesan-pesan moderasi beragama agar mampu melakukan tugas dengan baik. (Elan)

Bagikan :