Dewan Guru dan Staf MIN 1 RL, Tuntaskan Vaksinasi Tahap II

Dewan Guru dan Staf MIN 1 RL, Tuntaskan Vaksinasi Tahap II

Rejang Lebong (Humas) --- Sebagai tindaklanjut vaksinasi tahap pertama, dewan guru dan staf Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong melanjutkan vaksinasi tahap kedua beberapa hari yang lalu di Pukesmas Tunas Harapan Curup Utara.

Kepala MIN 1 RL, Mufidatul Chairi, S.Ag.,M.Pd.I ketika dikonfirmasi tentang pelaksanaan vaksinasi covid-19 tahap kedua mengatakan bahwa pemberian vaksinasi tahap kedua ini  tahapannya sama seperti tahap pertama dan kali ini dilaksanakan bertepatan dengan bulan suci Ramadhan.

“Sama seperti pelaksanaan vaksinasi tahap pertama. Pada vaksinasi tahap kedua ini,  sebelum pemberian vaksin dewan guru dan staf harus melewati beberapa tahapan seperti verifikasi data dan screaning kesehatan. Adapun vaksinasi tahap kedua yang dilaksanakan bertepatan dengan bulan suci Ramadhan. Setelah mendapat penjelasan dari berbagai sumber yang akurat mengenai vaksinasi ini, Insyaallah vaksinasi ini halal, aman dan tidak membatalkan puasa.” Kata Mufidatul.

Sementara itu, Pembina UKS MIN 1 RL, Sri Sundari, S.Pd pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa sebanyak 27 orang dewan guru dan staf sudah menerima vaksinasi tahap 1 dan 2.

Alhamdulillah sebanyak 27 orang  dewan guru dan staf sudah menerima vaksinasi tahap 1 dan 2. Adapun 7 dewan guru dan staf belum menerima vaksin dikarenakan sedang hamil dan dalam proses pengobatan.” Kata Sri Sundari.

Sri Sundari menambahkan dewan guru yang telah menerima vaksinasi tahap 1 dan 2 akan mendapat sertifikat dan semoga ini menjadi upaya preventif dalam mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

“Setelah menerima vaksinasi tahap 1 dan 2 kita akan mendapatkan sms/pesan singkat dari 1199 berupa link untuk mendownload sertifikat vaksin. Silahkan didownload dan dicetak untuk digunakan sebagaimana mestinya sebagai bukti telah mengikuti vaksin tahap 1 dan 2. Dan semoga setelah divaksin tahap 1 dan 2 dapat memberikan imunitas pada diri dan menjadi upaya preventif dalam mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran virus covid-19.” Demikian Sri Sundari. (Randi)

 

 

 

Bagikan :