Ikuti Rakor Penanganan Covid-19, Kakan Kemenag Kota Dapati Kasus Covid-19 Bengkulu Meningkat

Ikuti Rakor Penanganan Covid-19, Kakan Kemenag Kota Dapati Kasus Covid-19 Bengkulu Meningkat

Kota Bengkulu (Humas)-Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bengkulu mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor)  Penanganan Covid-19 pada hari ini, Senin 3 Mei 2021. Rakor tersebut diadakan mengingat jumlah angka positif Covid-19  meningkat menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah.

Bertempat di aula Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kota Bengkulu, Rakor dihadiri oleh Wakil Walikota Bengkulu, Sekda Kota Bengkulu, Kajari Bengkulu, Kapolres Kota Bengkulu dan Dandim Kota Bengkulu.

Rakor tersebut dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. Dr. Jenderal. Tito Karnavian, secara Virtual. Dalam penyampaiannya, Tito menjelaskan bahwa menjelang Hari Raya Idul Fitri terjadi peningkatan kasus Covid-19 di beberapa daerah di Indonesia. Hal ini harus menjadi perhatian seluruh kepala daerah mulai dari gubernur, bupati dan walikota.

Data lebih detail disampaikan oleh Kepala BPNB Pusat, Doni Gunardo, dimana salah satu provinsi yang mengalami kenaikan angka positif Covid-19 adalah provinsi Bengkulu. Dalam 4 pekan terakhir, kenaikan angka kasus positif Covid-19 mencapai 762 kasus. Angka tersebut didominasi oleh kasus positf  Covid-19 di Kota Bengkulu dan Kabupaten Kepahiang.

Pada Kesempatan yang sama, Menteri Agama Republik Indonesia menyampaikan pentingnya bagi setiap elemen masyarakat memperhatikan protokol kesehatan terutama pada momen Ramadhan dan Idul Fitri.

"Kementerian Agama sudah membuat Surat Edaran mengenai panduan pelaksanakan ibadah di bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri diantaranya larangan takbir keliling menggunakan kendaraan dan kegiatan silaturahim yang menjadi kebiasaan masyaramat Indonesia pada Hari Raya Idul Fitri.

Dalam kesempatan ini, Kepala Kantor Kemenag Kota Bengkulu, Drs. H. Zainal Abidin, M.H. menyampaikan siap mendukung pemerintah pusat dalam upaya penanganan Covid-19 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

"Tetap patuh pada prokes, jangan sampai momen bahagia di Idul Fitri menjadi duka karena lengah terhadap virus Corona",tutup Zainal. (Rozi/Popi)

Bagikan :