Sambut Hari Kartini, DWP Kanwil Kemenag Bengkulu Ikuti Webinar Nasional Anti Korupsi

Sambut Hari Kartini, DWP Kanwil Kemenag Bengkulu Ikuti Webinar Nasional Anti Korupsi

Bengkulu (Humas) - Menyambut Hari Kartini, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Bengkulu ikuti Webinar Nasional yang diadakan oleh DWP Kemenag RI, Rabu (21/4). Kartini sebagai Pahlawan Nasional menjadi contoh bagi perempuan Indonesia yang berkontribusi aktif dan nyata dalam kemajuan bangsa dan negara. Dalam peringatan hari Kartini ke-142, kegiatan yang bertemakan "Saya Perempuan Anti Korupsi," ini diikuti oleh seluruh DWP Kanwil/Kemenag dan DWP Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) seluruh Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan ini Penasihat DWP Kemenag Eny Yaqut Cholil Qoumas, dan Ketua DWP Kemenag Farikhah Nizar. Hadir sebagai Keynote Speaker Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar, Direktur SPAK Maria Kresentia, dan Dosen Hukum Pidana Universitas Indonesia Gandjar Laksmana sebagai narasumber.

Lili Pintauli Siregar sebagai Keynote Speaker menyampaikan berdasarkan data kasus pengungkapan korupsi dari tahun 2004-2020 ada 1.262 pelaku dengan 98 diantaranya adalah perempuan.

"Hal ini menjadi keprihatinan kita bersama karena perempuan diharapkan menjadi pembimbing dan pendidik untuk anak-anak yang lahir dari rahimnya, mampu menjadi istri yang baik bagi suaminya, serta mampu menjadi rem bagi suaminya jika suami melakukan hal yang salah," papar Lili.

"Seperti yang kita ketahui, keluarga merupakan bagian dari unit terkecil dalam masyarakat, dimana diharapkan keluarga bisa mempengaruhi individu di dalamnya. Sehingga penting untuk menanamkan nilai-nilai anti korupsi dalam keluarga, supaya lahir pemimpin-pemimpin yang jujur dan anti terhadap korupsi ke depannya," tambah Lili.

"Saya berharap seluruh peserta Webinar dapat menjawab tantangan untuk bersikap anti korupsi dan berperan aktif dalam pencegahan korupsi, serta mendorong masyarakat untuk berani melaporkan bila dilingkungan ataupun dilingkungan kerja terjadi tindak pidana korupsi," ajak Lili.

Senada dengan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar, Eny Yaqut Kholil Qoumas berharap, melalui Webinar SPAK ini para anggota DWP Kemenag dapat memiliki wawasan dan pengetahuan untuk berperan aktif dalam pencegahan korupsi.

"Mari kita biasakan segala sesuatu sesuai dengan tempat dan aturannya, sehingga bisa menghindari penyimpangan," ujar Eny.

Eny juga mengajak seluruh anggota DWP untuk mengubah kebiasaan yaitu mengenalkan diri tanpa embel-embel jabatan suami. Sehingga kedepan perempuan terutama anggota DWP dengan bangga memperkenalkan diri dengan nama sendiri. (Anugrah)

 

 

 

Bagikan :