Pengarusutamaan Moderasi Agama , Ketua MUI RL : Menjadi Moderat Itu Berat

Pengarusutamaan Moderasi Agama , Ketua MUI RL : Menjadi Moderat Itu Berat

Rejang Lebong (Humas) --- Ketua Pengurus Cabang Nahdlotul Ulama (PCNU) Kabupaten Rejang Lebong, Dr. Ngadri Yusro dan Ketua MUI Mabrur Syah, S. Pd.I, S.IPI, M.HI menjadi pembicara dalam kegiatan Pengarusutamaan Moderasi Agama yang dihelat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam di Aula Hotel Mutiara Curup. Senin, (24/2).

Dalam kesempatan itu, Ngadri Yusro menjelaskan bahwa di Indonesia ini, sebenarnya tidak ada hal yang menghalangi apalagi menghambat kegiatan dalam beragama.

“Kita harusnya menjadi penengah. Menjadi moderat berarti mempunyai sikap at-tawassuth, sedang-sedang, tidak ekstrim kanan maupun kiri, sesuai dengan Surat al-Baqarah:143. Kita juga harus punya sikap at-tawazun yaitu sikap seimbang dalam menggunakan dalil ‘aqli dan dalil naqli,” jelas Ngadri.

Dikesempatan yang sama, Mabrur Syah yang menjelaskan berbagai tantangan yang dihadapai sejak dihadapkan dengan era 4.0. Mabrur secara jelas menerangkan bahwa menjadi moderat itu berat, karena kita butuh punya banyak ilmu untuk menerapkan moderasi ini.

“Silahkan ajarkan agama dengan ajaran yang semurni-murninya, tapi tetap cinta tanah air. Mari bekali diri kita dengan ilmu seluas-luasnya. Jangan berpikiran sempit,” imbuh Mabrur. (Lyanda)

Bagikan :