H.Ajamalus: Sehebat Apapun Teknologi, Tanpa Guru Tak Ada Artinya

H.Ajamalus: Sehebat Apapun Teknologi, Tanpa Guru Tak Ada Artinya

Lebong (Humas) --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebong Drs. H. Ajamalus MH menggelar rapat koordinasi bersama forum komunikasai guru Pendidikan Agama Islam se-Kabupaten Lebong di ruangan kerjanya pada Senin yang lalu.

Dikatakan H. Ajamalus bahwa guru PAI mempunyai peran saagat penting dalam menjadikan siswa yang beradab dan berahlakul karimah dimana guru Agama Islam sangat di butuhkan dalam pengembangan moral siswa yang saat ini hampir tergerus oleh perkembangan jaman.

“Dalam dunia pendidikan guru Agama Islam sangat berperan dalam mencerdaskan anak bangsa selain mengajar, mendidik, dan membina ahlak juga sebagai teladan bagi siswanya serta menjadi orang tua kedua di sekolah, sehebat apapun teknologi tanpa seorang guru tak ada artinya,” ujar H. Ajamalus

Ia mengatakan bahwa Kemenag memiliki perhatian yang sangat signitifkan kepada guru PAI ini terbukti dengan adanya tunjangan sertifikasi guru PAI PNS dan tunjangan fungsional untuk guru PAI non PNS.

Ia berharap komunikasi antar sesama guru PAI di Kabupaten Lebong terus terjalin dengan baik dan terorganisir serta terbentuk dalam wadah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia Kabupaten Lebong dalam upaya peningkatan kepropesionalismenya.

“Jika sudah terbentuk AGPAII Kabupaten Lebong kedepan kita adakan pelantikan pengurus AGPAII Kabupaten Lebong,’’ ungkap Ajamalus lagi.

Sementara itu pengawas guru PAI Kantor Kemenag Lebong Nurul Jaliyudin mengatakan bawa beberapa waktu yang lalu seluruh guru PAI Kabupaten Lebong telah membentuk kepengurusan AGPAII Kabupaten Lebong namun dikarenakan belum di sahkan dengan badan hukum berorganisasi aktifitas guru PAI baru sampai melaksanakan tugas sebagai guru PAI di sekolah.

‘’Saya berharap dengan terbentukanya AGPAI ini semua guru di Kabupaten Lebong bisa menyampaikan aspirasinya tentang metode pendidikan agama islam sehinga dapat menampilkan nilai nilai agama yang dinamis dan mendorong siswa menjadi generasi yang berkualitas,’’ demikian Nurul.(Bibin)

 

 

 

Bagikan :