MTsN 1 Seluma Kirim 5 Proposal MYRES 2020 Kementerian Agama RI

MTsN 1 Seluma Kirim 5 Proposal MYRES 2020 Kementerian Agama RI

Seluma (Humas)- Agar budaya meneliti tumbuh dan berkembang di kalangan siswa madrasah, Direktorat Pendidikan Islam (Pendis) melalui Direktorat Kurikulum, Sarana, dan Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) menyelenggarakan program Madrasah Young Researchers Super Camp (Myres). Program ini digelar sebagai ajang kompetisi nasional penulisan karya ilmiah untuk siswa madrasah dari tingkat MTS hingga MA. Tiga bidang yang dilombakan dalam MYRES yaitu: Ilmu matematika, sains dan pengembangan teknologi, ilmu sosial dan humaniora, dan ilmu keagamaan.

Jumat, (25/9/2020 ) MTs Negeri 1 Seluma mengadakan kegiatan finishing pembuatan proposal Myres. Bertempat di ruang lab computer siswa siswi antusias mengikuti bimbingan dan proses mengunggah file. Sedikitnya 5 proposal penelitian yang dibuat oleh siswa/i MTsN 1 Seluma dikirim ke Panitia MYRES Kementerian Agama Jakarta yang masa pendaftarannya ditutup hari ini 25 September 2020. Siswa-siswi ini dibimbing oleh M. Daim Lubis, S.Pd dan Henggar Wiecaksono, S.Pd.

MYRES (Madrasah Young Researcher Super Camp) 2020 adalah kegiatan madrasah berbasis riset yang dikhususkan siswa/i madrasah untuk siswa madrasah jenjang MTs Negeri/Swasta dan MA Negeri/Swasta se-Indonesia.

Kegiatan nasional yang diusung oleh Direktorat KSKK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam ini bertujuan memberikan peluang seluas-luasnya dalam ruang gerak terbatas untuk tetap menggali keahlian dan pemikiran kreatif  melalui riset dalam tatanan new normal di masa Pandemi Covid-19. Tujuan lainnya adalah memotivasi siswa madrasah untuk berkreasi dalam berbagai bidang ilmu sesuai dengan minat dan bakatnya. Selain itu, MYRES juga bertujuan mengembangkan potensi intelekltual dan daya pikir kritis bagi siswa/i terhadap situasi yang berkembang sekaligus menyiapkannya untuk siap bersaing di era revolusi industri 4.0.

Kepala MTsN 1 Seluma Emi Sudarmi, M.Pd.I, mengapresiasi dan memberikan dorongan pada kegiatan ini. Beliau akan memberikan reward bagi siswa dan guru yang berhasil menembus seleksi pada tingkat nasional.

“Alhamdulillah MTsN 1 Seluma tahun ini ikut berpartisipasi pada kegiatan MYRES. Meskipun ini pertama kalinya, namun guru-guru pembing dan siswa siswa begitu bersemangat  sampai berhasil mengirimkan 5 judul proposal. Mudah-mudahan bisa mendapatkan hasil yang terbaik. Tetap semangat dalam berinovsi dan menuangkan ide-ide kreatifnya”. Kata Emi.

Semetara itu M. Daim Lubis selaku pembimbing meyampaikan bahwa dirinya sudah mulai mendampingi siswa sejak satu bulan yang lalu. Mulai dari menemukan ide-ide kreatif, menuangkanya dalam sebuah tulisan dan juga format penulisan serta bahasa yang digunakannya.

“dari proposal ini, alhamdulillah, mewakili setiap bidang lomba penelitian. Tiga bidang lomba penelitian tersebut adalah bidang ilmu keagamaan Islam, ilmu sosial dan kemanusiaan serta bidang matematika, sains  dan pengembangan teknologi. Harapan kita tentunya, mudahan dari ke-5 ini ada yang bisa lolos ke tahap berikutnya yang akan dimumukan tanggal 6 Oktober 2020 dan jika berhasil maka ketahap berikutnya untuk dipresentasikan secara virtual.” Kata Daim.

Siswa-siswa yang ikut myres adalah kelas 8 dan 9. Adapun judul-judul proposal yang dikirim dari MTsN 1 Seluma adalah : Pembinaan Masyarakat Desa Tumbuan dalam Budidaya Ikan Lele dan Kangkung dalam Ember (Budiklekungdamber) Sebagai Upaya Menjaga Ketahanan Pangan di Tengah Pandemic Covid19, Analisis Kekurangan Pembelajaran Berbasis Daring di MTsN 1 Seluma dari Kacamata Siswa, Studi Kasus Upaya Optimalisasi Pelaksanaan Ibadah Pra dan Paca Siklus Datang Bulan serta Mengenalkan Darah Istihadah, Uji Coba Pemanfaatan Limbah Plastik dan Limbah Kotoran Sapi sebagi Biogas Pengganti Gas Rumah Tangga demi Mengurangi Pengeluaran dimasa Pandemi Covid19, dan Rekayasa Sensor Gerak Sebagai Pengingat Sandal Sepatu (PS2) demi Menjaga Kebersihan Serambi Masjid dari Najis. (Henggar)

Bagikan :