IAIN Curup dan Kanwil Kemenag Jalin Kerjasama, Ka. BPIP : Ini Sangat Tepat!

IAIN Curup dan Kanwil Kemenag Jalin Kerjasama, Ka. BPIP : Ini Sangat Tepat!

CURUP (HUMAS) – IAIN Curup dan Kanwil Kemenag Bengkulu sepakat menjalin kerjasama dalam pengembangan bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat terutama dalam peningkatan kerukunan umat beragama, serta mahasiswa duta zakat dan duta wakaf dan kerjasama mengenai pemanfaatan sumber daya alumni.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding atau MoU) antara Rektor IAIN DR. Rahmad Hidayat, M.Ag, M.Pd dan Kakanwil Kemenag Bengkulu Drs. H. Bustasar, MS, M.Pd bersamaan dengan kegiatan Seminar Nasional yang bertemakan Pancasila, Moderasi dan Kerukunan Umat Beragama di IAIN Curup. Senin, (24/8). 

Kesepakatan tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof.Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D, Sekretaris Utama BPIP Dr. Drs. Karjono, S.H., M.Hum, Kepala FKUB Kemenag RI DR. Nifasri, M.Pd, Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Antonius Benny Susetyo, Plt. Deputi Bidang Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi Dr.Ani Purwati, S.H., M.Hum, Direktur Pengkajian dan Materi Dr. Muhammad Sabri., M.Ag, Kepala Biro Hukum dan Organisasi Surahno, S.H., M.H, sementara dari kanwil Kemenag Bengkulu juga hadir Kabid Pakis Drs. H. Hamdani, M.Pd, Kabid Penamad Kanwil Kemenag Dr. H. Junni Muslimin, M.A. dan dihadiri civitas akademika IAIN Curup dan mahasiswa/i.

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof.Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D,mengapresiasi terobosan yang dilakukan kedua lembaga tersebut. Bukti kongkrit dan nyata ini membuktikan kedua lembaga sudah siap untuk menjadikan masyarakat yang pancasilais, moderat dan rukun.  

‘’Inilah yang saya sebut memperkuat institusi kami juga selaku BPIP atau membumikan, dan ini kan baru beberapa tempat, nanti kita harapkan akan dilahirkan banyak lembaga lain untuk saling membutuhkan.  Yang bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang pancasilais yang moderat dan rukun,’’ kata Yudian.  

Lebih lanjut mantan Rektor Sunan Kalijaga ini juga menuturkan, kerjasama ini juga bagian dari tupoksi yang memang dinantikan masyarakat. Apalagi, pihaknya telah meresmikan salah satu desa di Kabupaten Rejang Lebong sebagai desa Pancasila.

‘’kerjasama Ini sangat tepat. Saya mengesampingkan kegiatan lain, lebih memprioritaskan kegiatan ini. Karena ini adalah jantung tugas utama, Kemenag dan BPIP dalam meningkatkan kerukunan umat beragama,’’ sambungnya.  

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Bengkulu Drs. H. Bustasar, MS, M.Pd menyatakan siap menindaklanjuti kerjasama ini. Terutama dalam program prioritas utama yakni menjadikan Desa Sindang Jati sebagai desa kerukunan. Sehingga akan lahir kembali desa-desa Pancasila yang baru di Provinsi Bengkulu.

‘’Inilah yang menjadi bagian dari tanggungjawab kita, karenanya dengan kerjasama ini kita harapkan ada lembaga lain yang siap bersinergi dengan Kemenag. Kesemuanya ini dalam rangka mewujudkan masyarakat yang saleh, moderat, cerdas, unggul,’’ pungkas Bustasar.

Hal senada diungkapkan Rektor IAIN Curup DR. Rahmad Hidayat, M.Ag, M.Pd yang juga mengharapkan dengan kerjasama ini, kedua lembaga dapat saling membutuhkan untuk menjalankan masing-masing program kerja, terutama dalam meningkatkan kerukunan umat beragama. ‘’Mudah-mudahan dengan kerjasama ini, kita dapat mengembangluaskan desa-desa ini menjadi desa pancasilais, yang akhirnya Provinsi Bengkulu ini menjadi provinsi Pancasilais yakni masyarakat yang benar-benar mengamalkan nilai-nilai Pancasila,’’ demikian Rektor mengakhiri.(Tatang)

 

Bagikan :