Yasaroh : Amalkan Ajaran Agama, Gotong Royong, Rukun. Pasti Bahagia!

Yasaroh : Amalkan Ajaran Agama, Gotong Royong, Rukun. Pasti Bahagia!

Bengkulu (Humas) –  Bintek Penguatan Perpektif Keluarga Sakinah Bagi Ketahanan Bangsa yang digelar Bidang Urais Kanwil Kemenag di Nala Sea Side Hotel Pantai Panjang Kota Bengkulu resmi ditutup oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu melalui Kabag TU Drs. H. Yasaroh, M.Hi. Rabu, (12/8). Dalam kesempatan itu, Yasaroh membeber rahasianya untuk menjadi keluarga bahagia. Yakni amalkan kehidupan beragama.

‘’Ini saya tekankan kepada peserta yang pengantin baru, yang baru saja menginjak bahtera rumah tangga ya? Tetapi bukan berarti yang lama mengabaikan. Jika kita sudah amalkan itu, yakinlah keluarga kita akan menjadi sakinah, mawadah dan warohmah,’’ kata Yasaroh yang juga sebelumnya menjadi nara sumber dalam gelaran itu.

Lebih lanjut Yasaroh mengungkapkan, amalan kehidupan beragama tidak hanya menjalankan ibadah kepada Allah SWT saja. Namun juga pasangan suami istri juga dituntut untuk meningkatkan kapasitas social keagamaan, artinya menjaga hubungan baik, silaturahmi dengan social masyarakat.

‘’Karena kita juga tidak terlepas dari social masyarakat,’’ ujar mantan Kakan Kemenag Kabupaten Seluma itu.

Kesemua itu menurut Yasaroh, sejalan dengan visi dari arah kebijakan Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu yakni terwujudnya masyarakat Provinsi Bengkulu yang taat beragama, rukun, cerdas, dan sejahtera lahir dan batin dalam rangka mewujudkan Bengkulu yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.

‘’Jika kita sudah bersosial masyarakat, kita juga dituntut untuk menjalin kebersamaan dengan masyarakat. Salah satunya adalah ciptakan gotong royong,’’ pungkas Yasaroh.

Dengan demikian Yasaroh mengajak kepada masyarakat terutama pasangan pengantin yang baru saja membuka lembaran baru, agar meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama. Mantapkan kerukunan intra dan antar umat beragama. ‘’Dengan rukun, kita pasti bahagia. Dengan rukun kita akan damai, aman, tentram selalu yang akhirnya akan menjadi keluarga sakinah,’’ demikian Yasaroh.

Sementara itu, kegiatan bimtek diikuti sebanyak 46 orang se-Provinsi Bengkulu. Termasuk ada lima pasang pengantin baru, yang ikut serta dalam kegiatan tersebut. Bintek mengupas materi mengenai pentingnya pendidikan agama dalam rumah tangga/keluarga. Selanjutnya mengupas materi mengenai langkah teknis program bidang Urais Kanwil Kemenag Bengkulu, serta langkah strategi suksesnya program keluarga sakinah. Kemudian materi membangun masyarakat melalui keluarga sakinah.

Nara sumber sendiri selain Kakanwil Kemenag Bengkulu, Kabag TU, Kabid Urais. Juga menghadirkan Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag RI, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah serta Pengurus MUI Provinsi Bengkulu. (Tatang)

 

Bagikan :