Kasi PAI Kemenag Kota Bengkulu Ikuti Seminar Nasional Kerjasama PTIQ dan UIN Syarif Hidayatullah

Kasi PAI Kemenag Kota Bengkulu Ikuti Seminar Nasional Kerjasama PTIQ dan UIN Syarif Hidayatullah

Kota Bengkulu (Humas)- Hari Selasa tanggal 11 Agustus 2020 mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai, Kasi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bengkulu, Dr. Fahrurrazi, M.Si telah berkesempatan untuk mengikuti kegiatan “Seminar Nasional Online Pendidikan Agama Islam”, dengan  tema “Peran Pendidikan Agama Terhadap Karakter Peserta Didik”, yang diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi Ilmu Quran (PTIQ) Jakarta bekerjasama dengan UIN Jakarta.

Dalam seminar tersebut menghadirkan narasumber yang pakar di bidang pendidikan, yaitu Prof.Dr.Suwito, Guru Besar Bidang Pendidikan Agama dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Dr. Hj. NurArfiyah, Dosen  PTIQ Jakarta.

Menurut Prof. Dr. Suwito, menjelaskan tujuan dari Pendidikan Agama Islam  selain menciptakan pribadi dengan akidah yang kuat, juga mampu untuk menghargai perbedaan.

“Orang tua biasanya akan bersikap otoriter dalam pendidikan akidah anak. Contohnya seperti ibu yang meminta anaknya untuk rajin sholat agar masuk surge bersama dengan  orang tua. Namun, perlu juga diperhatikan tentang pentingnya mengajarkan sikap menghargai perbedaan yang ada di sekitar anak. Ini yang berusaha kita lakukan,  bagaimana membentuk anak yang memiliki akidah yang tak goyah dan juga dapat menghormati keberagaman”.Sejalan dengan hal tersebut Dr. Hj. Nur Arfiyah, Dosen  PTIQ  Jakarta menyampaikan bahwa akhlak seorang Ibu memiliki peran penting dalam pembangunan karakter peserta didik.

Sebagai salah satu peserta seminar tersebut, Kasi PAI Kemenag Kota Bengkulu, Dr. Fahrurrazi, M. Si, menyimpulkan ada empat ketrampilan belajar (4C) yang harus dimiliki anak didik, yaitu  keterampilan yang terkait dengan kemampuan anak menghadapi dan menangani tantangan kompleks yang ada di hadapannya. Empat  keterampilan itu  adalah:

  1. Critical thinking/problem-solving skills (keterampilan berfikir kritis dan memecahkan masalah-masalah yang ada di hadapannya).
  2. Creativity – Innovation(kreativitas, keterampilan menggunakan sudut pandang dan solusi baru untuk menyelesaikan tantangan).
  3. Communication skills (keterampilan berhubungan dengan kapasitas komunikasi dengan beragam orang yang berbeda).
  4. Collaboration skills (keterampilan berhubungan dengan kapasitas melakukan sinergi dan kolaborasi dengan anggota tim untuk mencapai tujuan bersama).(Popi)
Bagikan :