KUA Pelabai: Tidak Ikuti Protokol Kesehatan, Penghulu Bisa Menolak Pelayanan Nikah

KUA Pelabai: Tidak Ikuti Protokol Kesehatan, Penghulu Bisa Menolak Pelayanan Nikah

Lebong (Inmas)- Saat ini New Normal menjadi perbincangan hangat sebagai rencana pemerintah yang diambil setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan, dan dikaitkan dengan kondisi dimana pembukaan sarana atau ruang publik, industri, sekolah dan lain sebagainya, hal ini agar masyarakat dapat beradptasi dan beraktifitas seperti biasa meski Pandemi Covid-19 belum usai.

Terkait dengan tugas dan fungi KUA dalam melayani masyarakat, Kepala KUA Kecamatan Pelabai- H. Olik Nurholik, S.Ag, MH menegaskan : “Penggulu wajib menolak layanan nikah secara tertulis yang diketahui oleh aparat keamanan atau gugus tugas penanganan Covid-19, dengan catatan apabila masyarakat tidak bisa memenuhi kriteria protokoler kesehatan,'' katanya.          

Secara detil H. Olik merincikan bahwa penolakan layanan nikah dapat dilakukan apabila melanggar standar protokol kesehatan dimasa pandemi, misalnya apabila prosesi akad nikah yang dilaksanakan di KUA maupun di rumah diikuti lebih dari 10 (sepuluh) Orang, dan untuk prosesi akad nikah yang dilaksanakan di gedung atau masjid melebihi 30 (Tiga Puluh) orang dan lebih dari 20% kapasitas ruangan atau gedung.

Hal ini dilakukan mengacu pada Surat Edaran Direktur Jenderal Bimas Islam Nomor : P-006/DJ.III/Hk.00.7/06/2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru (New Normal) Pelayanan Nikah pada Masa Pandemi Covid-19 yang diterbitkan pada tanggal 10 Juni 2020.

“Pihak KUA wajib untuk mengatur hal-hal yang berkenaan dengan petugas, pihak Catin, , waktu dan tempat dalam pelaksanaan akad nikah, dan menyampaikan standar dan protokol kesehatan agar dipenuhi dengan baik, misalnya penggunaan masker bagi peserta prosesi akad nikah, penggunaan sarung tangan bagi Catin, wali, dan saksi, hal ini sebagai upaya kita semua terhindar dari wabah Covid-19 dan mempertahankan Kabupaten Lebong dari Zona Hijau” pungkas Olik (Malvinas RNBS)

 

Bagikan :