Kakanwil Kemenag Siap Komitmen Perhatikan Pendidikan Agama dan Keagamaan di Bengkulu

Kakanwil Kemenag Siap Komitmen Perhatikan Pendidikan Agama dan Keagamaan di Bengkulu

Bengkulu (Inmas) – Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Drs. H. Bustasar, MS, M.Pd mengapresiasi terobosan Menag Fachrul Razi  yang telah peduli dan memperhatikan kemajuan pendidikan agama dan keagamaan. Langkah ini tercermin dari pembahasan dan telah disetujuinya alokasi anggaran untuk mensukseskan program tersebut bersama Komisi VIII DPR RI. Karenanya, Bustasar dan jajarannya siap berkomitmen menjalankan intruksi seperti yang diprogramkan Menag RI itu.

‘’Ini langkah baik dan patut kita apresiasi. Karenanya, saya mengajak jajaran Kemenag se-Provinsi Bengkulu untuk siap berkomitmen memperhatikan Pendidikan Agama dan Keagamaan di Provinsi Bengkulu,’’ kata Bustasar

Alokasi anggaran yang diusulkan Kemenag untuk penguatan pendidikan agama dan keagaman, termasuk pesantren, telah disetujui Komisi VIII DPR. Dengan demikian, Bustasar juga meminta kepada jajarannya agar terus berinovasi menjalankan program pendidikan agama dan keagamaan itu. ‘’Berinovasilah untuk kepentingan umat, sebagaimana tugas kita sebagai pelayan umat atau masyarakat,’’ pungkas Bustasar.  

Apalagi dikatakan Bustasar, komitmen dan perhatian kepada pendidikan agama dan keagamaan, antara lain tercermin dari alokasi anggaran bantuan operasional (BOP) bagi pondok pesantren dalam menghadapi pandemi Covid-19. Setiap tahun, anggaran pembinaan pesantren hanya berkisar 500M. Tahun ini, guna mempersiapkan pesantren tetap produktif dan aman Covid, Kemenag telah mengalokasikan anggaran BOP sekitar 2,3Triliun. 

Bahkan dikatakan Bustasar menegaskan pernyataan Menag RI, Kemenag tahun depan juga tetap memberikan beasiswa kuliah bagi santri berprestasi. Saat ini, Kemenag membina 767 santri yang sedang kuliah dengan Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB). Tahun depan, akan dialokasikan kembali beasiswa untuk 250 santri.

"Tidak kurang 36M akan dialokasikan untuk mengafirmasi akses para santri kuliah di perguruan tinggi terbaik, baik yang sedang berjalan maupun untuk penerimaan baru tahun depan. Serta Kemenag juga bekerja sama dengan LPDP untuk memberi beasiswa S2 dan S3 kepada santri, baik di dalam maupun luar negeri. Setiap tahun ada 100 hingga 150 santri yang mendapatkan beasiswa tersebut," ujar Bustasar memperjelaskan Pernyataan Menag RI.

Artinya perhatian Menag RI terhadap program ini sangat baik, dengan demikian Bustasar dan jajarannya akan siap menjalankan amanah tersebut. Sehingga masa depan para santri, siswa madrasah, dan seluruh generasi muda bangsa dari berbagai agama akan semakin baik. ‘’Walaupun situasi keuangan negara masih terbatas untuk dapat memberi dukungan optimal. Namun kita yakin program ini akan berhasil, karenanya mari kita jalankan program dengan memperhatikan pendidikan agama dan keagamaan ini,’’ demikian Bustasar.(Tatang)

 

Bagikan :