Kakan Kemenag Kota Bengkulu Doakan PAI Non PNS Ratu Agung Segera Punya NIP

Kakan Kemenag Kota Bengkulu Doakan PAI Non PNS Ratu Agung Segera Punya NIP

Kota Bengkulu (inmas)- Sesuai jadwal yang telah disusun, hari ini Selasa 23 Juni 2020 Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bengkulu, Drs. H. Ramedlon,  M.Pd. melanjutkan jadwal Kunjungan kerja (Kungker) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ratu Samban dan KUA Kecamatan Ratu Agung. Untuk melaksanakan pembinaan sekaligus menyerahkan SK bagi Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS.

Saat mengunjungi KUA Kecamatan Ratu Agung,  dalam sambutannya saat melaksanakan pembinaan, Drs. H. Ramedlon, M.Pd. mendoakan anggota PAI Non PNS segera memiliki Nomor Induk Pegawai (NIP). "Saya doakan, kata 'Non' nya bisa di hilangkan. Sebab, mereka para PAI ini menjadi garda terdepan dalam menyampaikan dakwah, dan informasi apapun yang ada di lingkungan keluarga besar Kemenag Kota Bengkulu kepada masyarakat". Kata Ramedlon.

Selain itu, Ramedlon mengimbau pada seluruh jajaran di KUA Kecamatan Ratu Agung, untuk menjaga akhlak dan moral. Khususnya Beliau berpesan kepada PAI Non PNS yang menjadi perpanjangan tangan dari pemerintah, agar informasi yang penting dan bermanfaat, wajib disampaikan ke masyarakat. "Walaupun mereka ini (PAI Non PNS) diibaratkan masih berada di teras depan di rumah keluarga besar Kemenag Kota. Namun, jangan berkecil hati, tetap memberikan yang terbaik. Sebab, kita semua punya tugas masing-masing," terangnya.

Ramedlon juga mengatakan, honor PAI Non PNS akan segera cair. Untuk itu, mereka  harus membuat laporan kinerja selama 6 bulan. "Jadi, kalau sudah selesai membuat laporan, kami akan segera mencairkan gaji selama 6 bulan. Tapi, kalau dari salah satu anggota PAI belum buat laporan, akan menghambat pencairan honor tersebut," tegasnya.

Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Bengkulu, Rolly Gunawan, M.HI mengatakan, jadilah penyuluh hebat, yang memberikan pencerahan ditengah-tengah masyarakat. "Penyuluh hebat itu,  penyuluh yang benar-benar mengerti kondisi jamaah atau masyarakat binaannya. Mereka ini, juga menjadi ujung tombak dari Kemenag Kota. Bersama kita bisa," tutur Rolly.

Disisi lain, Kepala KUA Ratu Agung, Beni Hutagalung, S.Ag menambahkan, bahwa  jajaran di KUA Ratu Agung berjumlah 15 orang, terdiri dari 4 penghulu, 4 penyuluh dan 4 sisanya JFU/JFT, ditambah lagi anggota PAI NON PNS 8 orang. "Alhamdulillah, untuk KUA Ratu Agung, kekompakan tetap kami jaga disini. Tentunya apapun yang diperintahkan oleh pihak Kemenag, kami siap melaksanakan tugas yang diberikan semaksimal mungkin," tutup Beni. (Beni/Popi)

Bagikan :