Cek Kesiapan Mushalla, Kakan Kemenag Mukomuko : Harus Sudah Siap untuk melaksanakan tatanan normal baru''

Cek Kesiapan Mushalla, Kakan Kemenag Mukomuko : Harus Sudah Siap untuk melaksanakan tatanan normal baru''

Mukomuko (Inmas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mukomuko, Mansyahri, S. Ag., MHI meninjau Mushalla Miftahul Jannah, Komplek Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mukomuko untuk persiapan prosedur standar new normal di sarana ibadah.

Sekitar pukul 08.30 WIB setelah apel pagi,  Mansyahri didampingi Kasubag TU, H. Widodo, S. HI dan Kasi Bimas Islam, H. Peri Irawan, S. HI. "Sekitar kurang lebih 5 menit pagi ini, saya mengecek kesiapan Mushalla Miftahul Jannah dalam rangka menuju ke sebuah tatanan normal baru," ujar Mansyahri, Senin (08/06).

Dengan kebiasaan baru nanti, menurutnya Mushalla Miftahul Jannah dapat digunakan kembali bersama untuk ibadah salat berjamaah 5 waktu dan kita akan juga dibahas pelaksanaan shalat Jum'at kedepannya.

"Saya bersama Kasubbag dan Kasi Bimas Islam sudah kami memantau dengan pembersihan masjid dengan disinfektan dan pemberian garis jarak. Kami, harapkan nanti apabila salat berjamaah sudah dimulai lagi, Mushalla Miftahul Jannah, betul-betul sudah siap untuk melaksanakan tatanan normal baru," sampai Mansyahri.

Melalui penerapan standar normal baru, publik diperkenankan kembali beraktivitas secara normal. Warga bisa beraktivitas dalam beribadah seperti sediakala dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan.

Kementerian Agama (Kemenag) juga telah menerbitkan aturan tentang pembukaan tempat ibadah dengan sejumlah syarat. Menteri Agama Fachrul Razi, Sabtu (30/5), menerbitkan surat edaran tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah Dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19.

Penerapan panduan ini, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan spiritualitas umat beragama dalam menghadapi pandemi serta dampaknya sekaligus meminimalisasi kerumunan dalam satu lokasi. Surat edaran rumah ibadah ini juga mengatur kewajiban pengurus atau penanggungjawab rumah ibadah. (Elan)

Bagikan :