Warga Sidodadi Terserang DBD, Lingkungan MIN 4 Difogging

Warga Sidodadi Terserang DBD, Lingkungan MIN 4 Difogging

Bengkulu Tengah (Inmas) - Beberapa warga di Desa Sidodadi Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah, dinyatakan posititif mengalami demam DBD. Untuk mencegah penularan penyakit ini, lingkungan di sekitar MIN 4 kelas Jauh di Sidodadi di fogging (03/03/2020).

DBD atau Demam Berdarah Dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Dengue. Demam berdarah merupakan penyakit yang mudah menular. Virus ini masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, yang hidup di wilayah tropis dan subtropis.

Salah satu cara untuk mencegah penularan penyakit ini adalah dengan melakukan fogging. Fogging merupakan pemutusan mata rantai penularan DBD dengan membasmi nyamuk dewasa. Fogging ini dilakukan menggunakan asap yang telah dicampur dengan bahan kimiawi.

Hingga hari ini (Selasa, 03 Maret 2020), 3 (tiga) orang warga di Desa sidodadi dinyatakan positif DBD oleh Puskesmas Sidodadi. Rumah ketiga warga ini merupakan tetangga langsung dengan MIN 4 Benteng Lokal Jauh Sidodadi.

Menyikapi hal ini, Karyono, S.Pd selaku Koordinator di MIN 4 Benteng Kelas jauh menghimbau kepada seluruh siswa untuk menghindari gigitan nyamuk. Penghindaran ini bisa dilakukan dengan menggunakan kelambu atau anti nyamuk di waktu tidur. Di waktu sekolah pun, siswa madrasah dihimbau untuk menggunakan anti nyamuk, semisal lotion anti nyamuk yanng banyak di jual di warung. Kebersihan lingkungan harus ditingkatkan. Terutama air yang tergenang harus dihindarkan atau selalu dijaga kebersihannya. Istirahat yang cukup serta makanan yang bergizi dapat menguatkan kekebalan tubuh kita dari penyakit ini.

“Semoga dengan dilakukannya Fogging ini, serta siswa mengindahkan himbauan dari guru, siswa kita bisa terhindar dari demam DBD ini”, tutur Karyono. (Yoga P)

Bagikan :