Siswa-Siswi MIN 2 Bengkulu Selatan ikuti penyuluhan PHBS Dan Sikat Gigi Massal

Siswa-Siswi MIN 2 Bengkulu Selatan ikuti penyuluhan PHBS Dan Sikat Gigi Massal

Bengkulu Selatan (Inmas) - Munculnya berbagai penyakit yang sering menyerang anak usia sekolah (6-10 tahun) ternyata umumnya berkaitan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Beberapa anak menunjukkan perilaku yang tidak sehat seperti lebih suka menkonsumsi makanan yang tidak sehat yang tinggi lemak, gula, garam, rendah serat, dan sebagainya. Selain itu, banyak ditemukan pula anak yang tidak menggosok gigi pada saat mandi dan sebelum tidur sehingga gigi mereka berlubang. Kondisi tersebut harus segera diantisipasi dengan meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Puluhan siswa-siswi kelas IA MIN 2 Bengkulu Selatan mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan menggelar sikat gigi massal, yang dilaksanakan oleh petugas kesehatan dari Puskemas M.Thaha. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran sejak dini kepada siswa dalam berperilaku hidup bersih dan sehat dalam merawat dan menjaga kebersihan gigi.

Berbekal sikat gigi, pasta gigi dan segelas air, sekitar 33 siswa-siswi IA MIN 2 Bengkulu berbaris di depan kelas.  Siswa-siswi terlihat sangat antusias melakukan kegiatan tersebut. Cuaca yang cerah menambah semangat siswa-siswi untuk melakukan kegiatan tersebut. Sebelum menyikat gigi, para siswa mendapat arahan oleh Lince Kartika, Amd.Kes dan Twomi, Amd. Keb staf dari puskesmas M.Thaha. Ada tujuh langkah untuk membersihkan gigi yang baik dan benar. Bersihkan gigi bagian atas depan, belakang dan gigi pengunyah kiri kanan diteruskan bagian bawah depan, belakang dan gigi pengunyah kiri kanan. Langkah lainnya yaitu membersihkan lidah agar terhindar dari bau mulut.

Kepala MIN 2 Bengkulu Selatan Hj. Zannatun Na’imah, M.Pd.I dalam kesempatan ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim dari puskesmas M.Thaha yang telah memberikan penyuluhan kesehatan gigi.

”Terkadang siswa kalau di rumah susah untuk melaksanakan sikat gigi dengan adanya penyuluhan dan praktek maka kami berharap siswa-siswi dapat menggosok gigi setidaknya dua kali sehari. Harap  Hj. Zannatun Na’imah, M.Pd.I. (Mona)

Bagikan :