Kakan Kemenag Kaur Imbau Madrasah Gunakan Dana BOS sesuai Juknis

Kakan Kemenag Kaur Imbau Madrasah Gunakan Dana BOS sesuai Juknis

Kakan Kemenag Kaur Imbau Madrasah Gunakan Dana BOS sesuai Juknis

Kaur (Inmas) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kaur Drs. H. Zainal Abidin, MH meminta kepada Kepala RA, MI, MTs dan MA se Kabupaten Kaur untuk menggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS) sesuai petunjuk teknis (juknis)

“Penggunaan dana BOS harus akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan, karena jika salah pengelolaan dan pemanfaatan akan berurusan dengan hukum” kata Kakan Kemenag ketika memberikan arahan pada Rapat koordinasi bersama Kepala Madrasah, di Aula Kemenag Kaur, Rabu, (19/02/2020).

Zainal Abidin menegaskan akan terus melakukan monitoring dan evaluasi ke Madrasah terkait penggunaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Hal ini dilakukan agar dana Bos yang disalurkan Pemerintah tepat pada sasarannya.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah Bujang Ruslan, MPd menuturkan, Dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) yang disalurkan Kementerian Agama mulai tahun ini mengalami kenaikan.

Kenaikan yang fantastis ada pada BOS RA. Kalau sebelumnya BOP RA sebesar Rp 300.000/siswa, tahun ini menjadi Rp 600.000/siswa. Untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI), naik dari Rp 800.000/siswa menjadi Rp 900.000/siswa.

Sementara Madrasah Tsanawiyah (MTs), naik dari Rp 1.000.000/siswa menjadi Rp 1.100.000/siswa. Adapun BOS Madrasah Aliyah (MA) dan MA Kejuruan (MAK), naik dari Rp 1.400.000/siswa menjadi Rp 1.500.000/siswa.

 “Saya berharap, dana BOS ini bisa meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Kaur. Saya juga mengimbau pihak Madrasah untuk tidak menyalahgunakan dana BOS ini yang bukan peruntukkannya,” tuturnya. [puji**]

Bagikan :