Semangat Kelas Jauh MIN 4 Benteng di Desa Sidodadi

Semangat Kelas Jauh MIN 4 Benteng di Desa Sidodadi

Bengkulu Tengah (Inmas) - Kelas jauh MIN 4 Benteng di Desa Sidodadi Kecamatan Pondok Kelapa, memiliki 57 siswa yang terdiri dari 5 Kelas, yaitu Kelas I sampai V.  Madrasah kelas jauh ini sangat sederhana. Kelas II menumpang di Bedengan Warga. Sedangkan kelas I, III, IV dan V melakukan kegiatan belajar-mengajar di bangunan TPQ masjid Baitul Makmur desa Sidodadi. Belum ada kursi maupun meja belajar. Ruang guru yang berukuran 3x4 M2 menumpang di bekas warung warga.

Kelas jauh yang sudah berdiri selama 5 (lima) tahun ini, sudah memiliki tanah wakaf dari warga dengan ukuran 2.295 M2, dengan status tanah milik Pemerintah RI Cq. Kemenag RI. Berbagai Proposal sudah diajukan, akan tetapi sampai saat ini hanya bantuan dari masyarakat yang baru diterima, sehingga baru bisa membangun pembatas tanah dan tiang-tiang bangunan yang berdiri kokoh sejak 3 tahun silam.

Semangat dan harapan masyarakat disini agar berdirinya madrasah memang cukup tinggi. Hal ini dapat dilihat dari sumbangan-sumbangan mereka untuk pembangunan, walaupun tidak seberapa. Sumbangan ini berupa tanah wakaf, peminajaman tempat belajar sementara, material bangunan maupun dalam bentuk uang. Setiap ada undangan pertemuan, hampir semua warga yang diundang hadir.

“Saya merasa terharu dan bangga dengan semangat anak-anak dan masyarakat kita di sini. Walaupun hanya belajar di kelas yang masih menumpang, sederhana, tanpa kursi dan meja serta serba kekurangan fasilitas belajar, siswa disini tampak semangat mengikuti kegiatan belajar mengajar. Orang tua siswa pun tetap optimis menyekolahkan anak mereka di madrasah ini. Masyarakat mau meminjamkan bangunannya untuk kegiatan belajar, bertahun-tahun”, ungkap Anita Utame Nensi, S.Pd, kepala Madrasah yang baru dilantik di MIN 4 Bengkulu Tengah.

Karyono, S.Pd, selaku koordinator di kelas jauh MIN 4 Benteng menambahkan, “anak-anak di sini semangat dan rajin ke sekolah. Hampir tidak pernah ada yang tidak hadir, dan tidak pernah sekalipun ada anak yang bolos sekolah. Hal ini tidak terlepas dari peran orang tua yang sangat mempercayakan pendidikan anak-anak mereka di Madrasah ini”.

Saat kunjungan pertamanya di Kelas Jauh MIN 4 Benteng, Anita juga meninjau langsung tempat rencana pemangunan kelas jauh MIN 4 Benteng ini yang berlokasi cukup strategis. Berada di pertigaan jalan yang menghubungkan desa-desa di sekitar dan berada tepat di depan Puskesmas Sidodadi serta berada disamping SMP 10 Benteng.

 “Saya menjamin, jika ada gedungnya, madrasah ini akan rame. Masyarakat tergolong banyak.  Antuasias masyarakat di sini cukup tinggi untuk menyekolahkan anak di madrasah”, Ungkap Kepala Desa Sidodadi seusai sholat Dzuhur yang merupakan kegiatan rutinnya bersama anak madrasah di Masjid Baitul Makmur.

Kepala desa menambahkan, “jika ada yang bisa saya bantu berupa surat izin, rekomendasi dll yang terkait dengan jabatan saya sebagai kepala desa, saya siap”. Kepala desa yang cukup disegani ini juga mengatakan, jika sudah ada gedungnya, dia siap membantu untuk menyarankan masyarakat agar menyekolahkan anak mereka di madrasah ini. Sebaliknya, dia juga tidak yakin dengan antusias dan semangat masyarakat akan tetap bertahan apabila gedung belum ada, seperti sekarang ini.

Sebagai Kepala Sekolah, Anita Utame Nensi, S.Pd mengajak semua guru-guru untuk selalu semangat mengajar di kelas jauh MIN 4 Benteng ini, walaupun fasilitas serba terbatas. Anita juga mengajak untuk bekerja sama berusaha demi tercapainya pembangunan gedung dan fasilitas pendukung belajar lainnya, sesuai dengan kemampuan dan peran masing-masing di MIN 4 Bengkulu Tengah. (Yoga.P)

Bagikan :