Tingkatkan Semangat Belajar Matematika Siswa Kelas Via Min 2 Bs, Guru Gunakan Media Buah-Buahan

Tingkatkan Semangat Belajar Matematika Siswa Kelas Via Min 2 Bs, Guru Gunakan Media Buah-Buahan

Bengkulu Selatan (Inmas) Dalam dunia pendidikan, pelajaran matematika merupakan mata pelajaran yang diberikan di setiap jenjang pendidikan, mulai Madrasah Ibtidaiyah (MI) / Sekolah Dasar (SD) sampai dengan Madrasah Aliyah (MA) / Sekolah Menengah Atas (SMA). Bagi kebanyakan siswa-siswi pelajaran ini seolah-olah menjadi momok yang menakutkan. Banyak siswa-siswi kesulitan dalam memahami konsep dalam pelajaran matematika. Hal ini disebabkan oleh karakteristik matematika yang abstrak. Karena sebagian besar yang dipelajari dari matematika berupa bilangan atau angka yang tidak dapat dilihat atau dirasakan oleh siswa-siswi. Tidak jarang guru kurang kreatif dalam menyampaikan materi. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan sebatas menyampaikan materi dengan ceramah. Kegiatan di kelas menjadi membosankan dan tidak menarik. Hal ini tentu saja berpengaruh kepada hasil belajar siswa-siswi.

Dalam rangka meningkatkan semangat belajar matematika dan pemahaman konsep lingkaran siswa-siswi kelas VIA MIN 2 Bengkulu Selatan. Guru Matematika yang bertindak juga sebagai guru kelas VIA MIN 2 Bengkulu Selatan Wardati, S.Pd  menggunakan media buah-buahan dalam pembelajaran Matematika, Kamis (28/11). Tujuan dari kegiatan ini adalah agar siswa-siswi dapat lebih aktif belajar matematika, bisa menemukan sendiri konsep-konsep lingkaran matematika. Guru bukan Cuma mentransfer pengetahuan kepada siswa-siswi, tetapi bisa berperan sebagai fasilisator. Kegiatan ini berlangsung pukul 10.20 WIB – 11.30 WIB pada mata pelajaran matematika di ruangan kelas VIA.

Kegiatan ini diawali dengan siswa-siswa mendengarkan guru mengenalkan konsep lingkaran dan rumus mengukur lingkaran. Guru menanyakan kepada siswa-siswi  bentuk Jeruk. Siswa-siswi serentak menjawab jeruk berbentuk bulat. Lalu guru menjelaskan lagi jika jeruk diiris, maka bentuknya akan menjadi lingkaran. Setelah guru menjelaskan bagian-bagian lingkaran. Sebanyak 33 siswa/i kelas VI dibagi menjadi delapan kelompok. Kemudian siswa-siswa dibagikan buah-buahan timun, jeruk, dan buah-buah lain yang berbentuk lingkaran. Timun dan jeruk diiris-iris berbentuk lingkaran. Siswa-siswi diberi tugas untuk mengukur diameter dan jari-jari lingkaran timun dan jeruk. Setelah seluruh siswa-siswi bisa mengukur diameter dan jari-jari lingkaran timun dan jeruk. Kegiatan ini diakhiri dengan memakan buah-buahan yang tersisa bersama-sama. Siswa-siswipun sangat senang dan bergembira karena selain mendapatkan ilmu juga bisa memakan buah-buahan bersama-sama.

Wardati, S.Pd dalam kesempatan ini menyampaikan dengan konsep pembelajaran menggunakan media buah-buahan seperti ini diharapkan siswa-siswi lebih semangat mengikuti pelajaran karena prakteknya langsung dan siswa-siswa sendiri yang menemukan konsep lingkaran, sehingga siswa-siswi mudah paham dan melekat diingatannya. Karena kalau guru hanya menggunakan metode ceramah dalam menjelaskan mata pelajaran matematika siswa-siswi mudah mengantuk dan tidak semangat dalam belajar.

“Alhamdulillah siswa-siswi semangat dalam belajar matematika dengan menggunakan media buah-buahan. Buah-buahan selain berguna sebagai media pembelajaran, juga dapat dimakan oleh siswa-siswi dengan bersama-sama setelah proses pembelajaran berakhir. Ucap Wardati, S.Pd. (Humas MIN 2 BS)

Bagikan :