Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Siap Bangun KUA Singgaran Pati

Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Siap Bangun KUA Singgaran Pati
Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Drs. H. Bustasar, MS. M.Pd ketika menghadiri acara peresmian PTSP Kementerian Agama Kota Bengkulu

Bengkulu, (Inmas) – Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Drs. H. Bustasar, MS. M.Pd menyatakan siap mewujudkan pembangunan kantor KUA Kecamatan Singgaran Pati yang sudah lama dinantikan masyarakat  di wilayah Kecamatan tersebut. Cita-cita Kakanwil Kemenag itu, sudah lama di programkan. Namun dia tetap meminta kepada Pemerintah Kota Bengkulu untuk mendukung rencana tersebut dengan menyiapkan lahan. 

‘’Kami tetap meminta dukungan. Pemkot siapkan lahannya, kita siapkan fisiknya. Jika tanahnya diwujudkan pada tahun 2020, kami juga siap wujudkan pada tahun 2020, ’’ kata Bustasar yang disambut antusias undangan yang hadir pada saat acara peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Kantor Kementerian Agama Kota Bengkulu,  Senin (11//11).

Karena itu, untuk merealisasikan program pembangunan fisik KUA tersebut, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu ini meminta jajaran Kementerian Agama Kota Bengkulu dibantu jajaran KUA setempat, agar segera berkoordinasi dengan Pemkot Bengkulu. ‘’Nanti segera kirim surat,dan segera koordinasikan. Sehingga ini semua bisa terealisasi,’’ tegas Bustasar.

Pembangunan kantor KUA sudah sepantasnya direalisasikan. Sehingga mempermudahkan pelayanan terhadap masyarakat, yakni pelayanan efektif, efisien. Karena itu, jika sudah ada bangunan kantor KUA yang permanen, pekerjaan ASN baik penyuluh maupun staf KUA bisa terukur dan maksimal.  ‘’Saat ini kita memang dituntut berkerja maksimal, yakni memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,’’ ujar Bustasar.

Diakhir penyampaiannya pada acara tersebut, mantan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kepahiang ini juga mengharapkan kepada seluruh  tenaga honorer dan ASN baik tenaga guru, ASN di jajaran Kantor Kanwil Kemenag bahkan ASN di KUA untuk meningkatkan disiplin dalam menjalankan tugas. Apalagi seluruh masyarakat Indonesia baru saja memperingati Hari Pahlawan, dimana perjuangan Pahlawan terdahulu sangat berat. Artinya perjuangan tersebut harus dihargai dengan menanamkan nilai-nilai keteladanan, kedisiplinan dalam menjalankan tugas sebagai abdi Negara. ‘’ Wujudkanlah cita-cita perjuangan bangsa kita dengan melayani masyarakat dengan baik,’’ demikian Bustasar. (Tatang).

Bagikan :