Isi Data EMIS, Operator Kejar Sinyal Internet Sampai Kota Bengkulu

Isi Data EMIS, Operator Kejar Sinyal Internet Sampai Kota Bengkulu

Bengkulu (Inmas) -  Demi kejar target selesainya pengisian data EMIS tahun ajaran 2019/2020, operator Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 bersama operator madrasah lain yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah lakukan input data ke Kota Bengkulu, Selasa (06/11).

Aplikasi EMIS merupakan sistem informasi yang dikembangkan oleh Kementerian Agama untuk memudahkan input data sekolah, pondok pesantren dan perguruan tinggi. Sedangkan tujuannya adalah agar sekolah atau madrasah yang ada di bawah naungan Kementerian Agama menjadi lebih mudah dalam melaporkan perkembangan sekolahnya.

Seiring dengan kemajuan teknologi yang sudah serba elektronik, ternyata belum diiringi dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai. Terlebih pada aplikasi EMIS yang pengerjaannya harus dalam kondisi daring dengan sinyal yang harus kuat pula, menyebabkan banyak operator mengeluh karena posisi madrasah yang tidak terjangkau oleh jaringan internet sehingga menyulitkan operator dalam penginputan data.

Dari kesulitan-kesulitan tersebut, operator MIN 4 bersama operator madrasah lain berinisiatif melakukan penginputan data EMIS ke pusat Kota Bengkulu, tepatnya di Telkom. Harapannya dengan dukungan sinyal yang kuat, mereka bisa segera menyelesaikan penginputan data, mengingat waktu pengisiannyapun dibatasi sampai akhir semester ini. “Kami mengharapkan ada dukungan dari pemerintah sehingga memudahkan pekerjaan kami sebagai operator madrasah, misalnya dengan pemasangan jaringan internet di madrasah. Selain itu, kami juga memohon kepada pihak-pihak terkait untuk membuat aplikasi yang mudah dioperasikan, mudah difahami dan diharapkan lebih sering mengadakan semacam bimtek atau workshop tentang pengisian data EMIS, sehingga kami lebih mudah dalam penginputan data”, kata Fatimah, S.Pd.I mewakili operator madrasah lain.

Ditemui di ruang kepala MIN 4, Rahman, M.Pd.I menyatakan dukungannya terhadap kreatifitas operator madrasah dalam menuntaskan pekerjaannya. “Saya selaku kepala madrasah akan berusaha semaksimal mungkin dalam membantu operator madrasah melaksanakan tugasnya. Semoga di masa yang akan datang, seluruh madrasah sudah difasilitasi jaringan internet sehingga memudahkan operator dalam menyelesaikan tugas-tugasnya. Tidak bisa kita pungkiri, di era revolusi industri 4.0 ini internet merupakan suatu keharusan”, pungkasnya. (Tina)

Bagikan :