Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Siswa MTsN 2 Mukomuko Ikuti Sosialisasi NAPZA

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Siswa MTsN 2 Mukomuko Ikuti Sosialisasi NAPZA

Mukomuko (Inmas)-Sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Aditif) merupakan langkah penting untuk para siswa yang sudah menginjak usia tingkatan remaja awal. Mengingat seusia mereka rentan terlibat dalam banyak kasus tentang penyalahgunaan Napza. Dan yang mengawatirkan lebih-lebih dari jenis golongan Narkotika yang banyak kita temui di pergaulan kalangan remaja saat ini. 

Minimnya pengetahuan siswa mengenai NAPZA dan kurangnya pengawasan terhadap pergaulan anak baik dari orang tua maupun guru, menimbulkan remaja saat ini mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif seperti penyalahgunaan narkoba dan sejenisnya. 

Hal itulah yang mendorong MTsN 2 Mukomuko bekerja sama dengan Puskesmas Bukit Mulya menyelenggarakan acara penyuluhan Napza kepada para siswa MTsN 2 Mukomuko. Dengan adanya acara tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengedukasi para siswa di tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba dan jenis obat-obatan terlarang lainnya. Penyuluhan tersebut diadakan sebagai upaya prefentif agar para siswa terhindar dari penyalahgunaan narkoba dan sejenisnya.

Acara yang berlangsung di aula madrasah itu dilaksanakan pada tanggal 12 Oktober 2019 dan diikuti oleh seluruh siswa kelas VII. Pada saat acara berlangsung, Suci Pasa salah satu pegawai Puskemas menyampaikan tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Sosialisasi ini bertujuan supaya kalian tahu tentang Napza agar jangan sekali-kali disentuh apalagi digunakan," papar Suci.  Suci menambahkan efek penyalahgunaan Napza di antaranya dapat merusak organ tubuh. Dalam tingkatan yang lebih berat, dapat menimbulkan kematian.

Harapannya dengan adanya penyuluhan ini bisa menjadi langkah awal untuk membekali para siswa dengan pengetahuan jenis-jenis dan bahaya NAPZA. Selain itu, siswa dapat melakukan upaya-upaya pencegahan dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang positif di antaranya membentengi diri pendidikan agama yang kuat.(Muhtohar)

Bagikan :