Kasi Bimas Islam’ Penyuluh Agama Islam Ujung Tombak Kementerian Agama.

Kasi Bimas Islam’ Penyuluh Agama Islam Ujung Tombak Kementerian Agama.

Seluma (Inmas)  ?  Kementerian Agama Kabupaten Seluma, Bimas Islam yang terlibat langsung dalam kegiatan DDWK yang diselenggarakan di Aula Kemenag Seluma dikuti 35 orang Penyuluh Agama Islam Non PNS oleh Balai Pendidikan dan Latihan Keagamaan palembang di hari ke 5 sebagai pembicara Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Seluma, Aidi Muksin, S.Sos.I. M.Ag. Jum’at, 6/9/19.

Kepala Seksi (Kasi) Bimas Islam, Aidi Muksin, S.Sos.I. M.Ag mengatakan seorang Penyuluh Agama Islam harus terus meningkatkan profesonalisme kerja sehingga masyarakat dapat menerima apa yang diharapkan oleh masyarakat serta memberikan kesejukan, kedamaian di tengah tengah masyarakat.

Karena menurutnya, makna dari profesionalisme adalah adanya peningkatan kemampuan secara terus menerus  yang mempunyai mutu dan kualitas yang baik.

“Penyuluh Agama Islam adalah ujung tombak Kementerian Agama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, maka ia mempunyai tanggung jawab yang sangat besar. Penyuluh Agama Islam harus profesional dan menjadi inovator di tengah masyarakat, bukan malah menjadi provokator,” tegas Aidi.

Oleh karena itu ia mengingatkan agar penyuluh dapat berperan maksimal dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama  di masyarakat. Penyuluh Agama adalah Pembimbing Ummat beragama dalam rangka pembinaan mental, moral dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Disamping itu tidak kalah penting, penyuluh harus bisa menjadi penangkal isu-isu miring di tengah masyarakat, tanggap dengan keadaan, harus mewaspadai provokasi. Disinilah peran penting Penyuluh Agama Islam sebagai pioner yang akan menjadi penerang di tengah masyarakat,” jelasnya.

Disisi lain ditegaskan pula bahwa “Seorang Penyuluh Agama Islam harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya, memiliki wawasan keagamaan dan wawasan kebangsaan yang memadai dalam rangka membangun kehidupan masyarakat yang agamis, nasionalis, beriman, bertaqwa, berakhlakul karimah, berbudi pekerti luhur,” tuturnya.

Terakhir saya harapkan, “Penyuluh agama dapat memainkan peranan penting dalam membimbing umat untuk dapat hidup rukun, cerdas, mandiri serta sejahtera lahir dan batin sejalan dengan Visi dan Misi Kementerian Agama Kabupaten Seluma”. Tutup, Aidi. (SY/BN)

Bagikan :