Antisipatif Penyebaran Aliran Kepercayaan dan Keagamaan Menyimpang

Antisipatif Penyebaran Aliran Kepercayaan dan Keagamaan Menyimpang

Bengkulu Selatan (Inmas) Dalam rangka mencegah (antisipatif) penyebaran aliran kepercayaan dan keagamaan serta ormas terlarang ditengah masyarakat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Selatan mengadakan rapat koordinasi bersama Tim Badan Pakem ( Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan Dalam Masyarakat) Kabupaten Bengkulu Selatan yang diantaranya terdiri dari Kejari(Kejaksaan Negeri)Kodim,Kepolisian,MUI dan beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Rapat yang dilaksanakan di gedung Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bengkulu Selatan ini langsung dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag H.Arsan S Ibrahim.M.HI.
Dalam rapat ini dipaparkan beberapa aliran kepercayaan dan ormas (organisasi masyarakat) yang telah dinyatakan terlarang keberadaannya ditengah masyarakat, contohnya Gafatar,lia Eden,dan HTI.
Menyikapi kondisi keamanan kabupaten Bengkulu Selatan yang relatif kondusif selaku kepala Kantor Kemenag Bengkulu Selatan H.Arsan S Ibrahim, M.HI menyampaikan beberapa poin penting diantaranya agar masyarakat kabupaten Bengkulu Selatan tidak terlena denga. kondisi yang relatif kondusif dan tetap waspada akan keberadaan aliran kepercayaan dan ormas yang dimungkinkan dapat menyusup masuk ke Kabupaten Bengkulu Selatan. H.Arsan juga menambahkan bahwa pertemuan semacam rapat koordinasi ini juga sangat penting sebagai sarana pertukaran informasi dari pihak-pihak yang terkait agar dapat bersama memantau kondisi keamanan di Kabupaten Bengkulu Selatan. " pertemuan semacam ini sangat penting, kami berharap ini akan berkelanjutan guna memantau situasi keamanan di daerah kita" ungkap H.Arsan. (Dina)
Bagikan :