KWARCAB gelar bakti social Pramuka MIN 2 Kota Bengkulu peduli sampah

KWARCAB gelar bakti social Pramuka MIN 2 Kota Bengkulu peduli sampah

Kota Bengkulu (inmas) 21/08-Dalam rangka memperingati Hari Bulan Bakti Pramuka, Kwarcab Kota Bengkulu  telah menggelar kegiatan Bakti Sosial Pramuka Peduli Sampah, yang dilaksanakan di kawasan wisata Pantai Panjang Bengkulu.  Kegiatan tersebut berlangsung selama 1 hari, dimulai dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB, hari Sabtu pagi tanggal 10 Agustus 2019 lalu. Ikut serta pula dalam kegiatan ini Gudep Pramuka dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Kota Bengkulu

Aksi gotong royong membersihkan sampah tersebut melibatkan seluruh anggota pramuka, baik dari tingkat SD/MI, SMP/MTsN, SMA/MA dan Perguruan Tinggi Negeri yang ada di wilayah Kota Bengkulu.

Saat dimintai pendapat mengenai tanggapannya tentang kegiatan Bakti Sosial Pramuka Peduli Sampah ini, salah satu anggota Pramuka dari Gudep MIN 2 Kota Bengkulu, Raisa mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Sebab, kegiatan ini bisa menjadikan pelajaran agar kita tidak membuang sampah sembarangan. “Dengan membuang sampah sembarangan, sama saja kita merusak lingkungan. Jika ingin lingkungan yang asri dan segar, jagalah lingkungan kita agar terbebas dari sampah,” ucap  Raisa Anggota Pramuka dari MIN 2.

Sementara itu, Kepala MIN 2 Kota Bengkulu melalui Pembina Pramuka, Akhirudin, M.Pd. mengatakan, pencemaran lingkungan itu disebabkan oleh sampah non organik.

“Akan lebih baik, jikalau sampah non organik itu dikelola menjadi bahan kerajinan dan bisa menambah perekonomian masyarakat. Mari kita lestarikan lingkungan untuk tidak membuang sampah dan bedakanlah mana jenis sampah organik dan mana sampah non organik,” ucap Akhirudin.

Ditambahkan Akhirudin “Kita tidak bisa berharap kepada dinas kebersihan atau Pemda saja, jadi, melalui  Hari Bulan Bakti Pramuka ini, kita ingin anak Pramuka ikut serta dalam membersihkan dan menjaga lingkungan disekitarnya,” ujarnya.

Anggota Pramuka diharapkan bisa menjadi penyebar gerakan pengurangan sampah di kalangan muda, terutama sampah dari bahan non organik yang tidak bisa diurai oleh tanah atau alam kita ini.

 Hal ini sesuai dengan bunyi "Dasa Darma Pramuka nomor dua yang berbunyi ‘Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia’. Tentu ini menjadi semakin relevan saat isu lingkungan semakin gencar dan membutuhkan kepedulian dan aksi nyata kita bersama, khususnya Pramuka dari MIN 2 kota" Pungkas Akhirudin."

Bagikan :