MAN 1 Mukomuko Rekrut Angota PIK-R Masa Bakti 2019-2020

MAN 1 Mukomuko Rekrut Angota PIK-R Masa Bakti 2019-2020

Mukomuko (Inmas). Memasuki tahun pelajaran baru 2019/2020, MAN 1 Mukomuko rekrut anggota Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) untuk masa bakti 2019-2020. Rekrutmen anggota PIK-R dibuka oleh Kepala MAN 1 Mukomuko, Ibu Nursyamsiah, M. Pd. pada Selasa, 06 Agustus 2019.

Saat membuka kegiatan rekrutmen anggota PIK-R, Ibu Nursyamsiah menyampaikan bahwa “Anggota PIK-R memiliki tugas utama memberikan informasi kepada siswa-siswi mengenai kesehatan yang berkaitan dengan ramaja. Oleh karena itu, kalian harus melakukan sosialisasi menyangkut masalah cara menjaga kesehatan, hal yang dapat menimbulkan penyakit, jenis-jenis penyakit dan penyebabnya, serta tanaman yang berada dilingkungan sekitar yang dapat dijadikan obat harus disosialisasikan baik secara langsung maupun melaui poster.”

Setelah dibuka oleh Kepala MAN 1 Mukomuko, rekrutmen mulai dilakukan dengan melalui seleksi. Ada tiga tahapan seleksi yang harus dilalui peserta calon anggota PIK-R MAN 1 Mukomuko yaitu seleksi  tertulis, bakat dan tes wawancara.

Seleksi tertulis dilakukan dengan memuat pertanyaan yang berkaitan dengan kesehatan remaja, tanaman obat keluarga (TOGA). Adapun seleksi bakat dilakukan untuk mendapatkan data bakat dasar yang dimiliki oleh peserta. Selain itu, tes wawancara juga memiliki tujuan yang jelas yaitu untuk mengetahui kemampuan peserta dalam berkomunikasi karena kemapuan berkomunikasi sangat dibutuhkan untuk menyampaikan informasi mengenai kesehatan remaja.

Berdasarkan data pada panitia, ada delapan puluh lima siswa yang tercatat sebagai peserta seleksi. Dari delapan puluh lima peserta tersebut yang akan diterima hanya empat puluh untuk menjadi anggota PIK-R masa bakti 2019-2020.

Menurut Pembina PIK-R MAN 1 Mukomuko Bapak Jones Nielson, S. Pd. “Rekrutmen anggota PIK-R tahun ini peminatnya sangat besar dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Artinya semangat seswa-siswi MAN 1 Mukomuko untuk mengabdikan diri sebagai pemberi informasi mengenai kesehatan remaja mengalami peningkatan dan itu sangat positif.”*(J88)

 

Bagikan :