70 Santri Bengkulu Ikuti Seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi

70 Santri Bengkulu Ikuti Seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi

Bengkulu (Inmas) - Salah satu implementasi keseriusan pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan pesantren adalah meningkatkan angka partisipasi masyarakat di dunia pendidikan kalangan santri, yaitu penyelenggaraan Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) yang dilaksanakan setahun sekali.

Kesempatan santri untuk memperoleh beasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi akan memberikan pengaruh signifikan bagi peningkatan kualitas masyarakat pendidikan di lingkungan pondok pesantren, mengingat posisi strategis pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan yang mempunyai akar pengaruh yang kuat di masyarakat.

Akses ke perguruan tinggi bagi santri berprestasi yang memiliki latar belakang ekonomi lemah masih sangat terbatas.  Oleh sebab itu Kementerian Agama RI mengupayakan pemberian beasiswa bagi santri-santri yang memiliki kemampuan akademik, kematangan pribadi, kemampuan penalaran, dan potensi untuk dapat mengikuti program pendidikan tinggi.

Pelaksanaan PBSB Provinsi Bengkulu untuk tahun 2019 yang dimotori oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu dilaksanakan di SMKN 1 Kota Bengkulu, Selasa (18/6). Setelah melewati tahapan seleksi sebelumnya, PBSB berbasis komputer kali ini diikuti oleh 70 orang santri berprestasi yang berasal dari pondok pesantren se-Provinsi Bengkulu.

Didampingi Kasi Sistem Informasi H. Pahrizal, S.Sos, M.Si, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Drs. H. Hamdani, M.Pd mengungkapkan bahwa seleksi PBSP diselenggarakan serentak di 34 Provinsi di Indonesia.

"Pelaksanaan PBSP ini merupakan kerja sama antara Kementerian Agama RI dengan perguruan tinggi bergengsi di Indonesia, adapun santri berprestasi yang lolos seleksi PBSB akan dapat melanggeng menempuh pendidikan jenjang S1 di perguruan tinggi bergengsi di Indonesia yang diimpikan, free biaya pendidikan beserta uang saku" ungkap Hamdani.

"Pelaksanaan PBSP berlangsung fair, ujian komputerisasi tersegel yang kita gelar juga dipantau langsung oleh Kepala Seksi Ketenagaan dan Kesantrian Subdit Pendidikan Alquran Dit. Pd. Pontren Kementerian Agama RI Jakarta  Wahyudi, S.Ag, M.Si" lanjut Hamdani. (js)

Bagikan :