Ka. MIN 2 Rejang Lebong Jadikan Kelebihan Ciri Khas Madrasah

Ka. MIN 2 Rejang Lebong Jadikan Kelebihan Ciri Khas Madrasah

Ciri khas madrasah artinya terdapat ciri khusus yang menjadi pembeda antara Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Sebaliknya jika tidak ada ciri tersebut maka bukan madrasah, tapi dinamakan pendidikan. Secara khusus Ciri khas madrasah adalah terdapatnya tambahan mata pelajaran Keagamaan  yang diajarkan disekolah diantaranya pelajaran : Akhlak Akhlak, Alquran Hadist, Fiqih, Bahasa Arab dan Sejarah Kebudyaan Islam (SKI).

Ditemui disela kesibukan selaku kepala MIN 2 RL, Yuhmir, M.Pd mengatakan “Kita harus  bangga sekolah di madrasah ini, karena banyak sekali tambahan pelajaran yang kita peroleh yang tidak ada diajarkan di sekolah yang setara dengan kita, oleh karena itu kita wajib memunculkan kelebihan ini dan menjadikannya sebagai  ciri khas atau pembeda dengan sekolah dasar, apalagi yang kaitannya dengan kehidupan kita, contohnya, dalam perlajaran akidah akhlak, kita banyak mempelajari tentang pembelajaran akhlak, sehingga diharapkan siswa mampu membedakan akhlak terpuji dan tercela dan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan hari-hari ”

“Jadi ketika kita para peserta didik telah mengetahui tentang akhlak terpuji maka harapan kita mereka harus memang betul-betul melaksanakannya bukan sekedar mengerti secara teori saja, apalagi sekolah kita telah merumuskan beberapa peraturan yang bernuansa islami, berdoa sebelum dan sesudah belajar, berbuat baik terhadap sesama teman, saling menghormati dan terus menerapkan senyum, sapa, salam, mudah-mudahan apabila hal ini terus kita lakukan maka akan menjadi kebiasaan yang baik dan dapat kita terapkan bukan hanya dilingkungan sekolah saja bahkan diluar sekolah”. Tegas Yuhmir.

Lamjut Jaknawati,S.Pd.I selaku waka kesiswaan Mengatakan “Kami sangat berharap kepada rekan – rekan dewan guru harus tetap semangat dan terus berupanya membina akhlak peserta didik,  karena visi sekolah kita adalah : Menjadikan Peserta didik yang beriman, berilmu pengetahuan dan berakhlak mulia. Karena dengan beriman, berilmu pengetahuan dan berakakhlak mulia mudah-mudahan kita akan bahagia dunia dan akhirat”. (Aan Rahmawan)

Bagikan :