Kasi Pakis Kemenag Seluma Hadiri Wisuda Santri

Kasi Pakis Kemenag Seluma Hadiri Wisuda Santri

Seluma (Inmas) - Bertempat di Desa Kunkai Baru Kec. Air Periukan Kabupaten Seluma, sebanyak 18 wisudawan/wisudawati mengikuti prosesi wisuda Madrasah Diniyah Takmiliyah awaliyah (MDTA) Binaan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seluma,(13/06).

 

Wisudawan/wisudawati tersebut terdiri dari Santri/santriwati Madrasah Diniyah Takmiliyah yang berada di bawah binaan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seluma. Kegiatan Wisuda ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan munaqosyah yang dilakukan bulan Mei 2019 lalu. 

 

Hadir Dalam kegiatan tersebut antara lain, Kepala Kemenag Seluma yang diwakili oleh Kasi Pakis Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seluma, Renoctha Reffenza, S.IP dalam hal ini mewakili Kapala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seluma, H. Suardin Hasibuan, MH Kepala KUA Kec. Air Periukan, Camat dan Kades Air Periukan.

 

Dalam Sambutannya Renoctha Reffenza menuturkan pentingnya pendidikan Diniyah dalam mengentaskan buta aksara Al-Qur’an dan sebagai bekal dalam melanjutkan pendidikan pada tingkat selanjutnya.

 

Lebih jauh Kasi Pakis menyampaikan bahwa pendidikan Agama Harus ditanamkan pada anak sejak dini, beliau juga menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya acara ini, semua ini menunjukan bahwa pendidikan anak dengan berlandaskan Agama masih berkembang dimuka bumi ini, dan semoga kedepannya MDTA Darussalam ini terus berkembang dan menjadi lebih baik lagi, tutupnya

 

Sementara itu menurut Kepala KUA Kec. Air Periukan H. Swuardin Hasibun mengatakan Wisuda ini merupakan bentuk motivasi kepada santri yang telah berjuang dalam menimba ilmu beberapa tahun terakhir, namun demikian diharapkan para santri tidak berhenti belajar sampai di sini, karena Ilmu  Agama dan Al-qur’an bukan hanya sekedar untuk dibaca, melainkan banyak pelajaran yang terkandung di dalamnya.

 

Ditambahkannya, kehadiran MDTA seyogyanya dapat memperdalam ilmu agama  dan dapat membaca al-Qur’an dengan baik, benar dan lancar serta mengamalkan ajaran yang terkandung di dalamnya, sehingga membentuk pribadi yang berakhlaqul Karimah, insan yang Qur’ani. (SY/BN).

 

 

 

 

Bagikan :