Kasi Bimas Islam: Puasa Bersihkan Jiwa Dari Prilaku Yang Buruk

Kasi Bimas Islam: Puasa Bersihkan Jiwa Dari  Prilaku Yang Buruk

Lebong (Inmas)- Hakekat ibadah puasa untuk mensterilkan jiwa  dari prilaku yang buruk dan ahlak yang hina. hal ini dikatakan Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Lebong Darul Maukup saat menyampaikan tausiah safari Ramadhan Kantor Kemenag Lebong di masjid Nurul Iman Desa Suka datang 1 Kecamatan Pelabi pada Selasa(14/05)

    Dalam tausiahnya ia mengatakan bahwa Allah SWT menciptakan semua mahluk baik jin maupun manusia tidaklah semata mata hanya untuk beribadah kepada Allah, ibadah mahdoh maupun ibadah ghairu mahdoh.

    “Ibadah mahdoh seperti shalat, puasa, zakat, dan haji adalah ibadah yang memiliki ketentuan ketentuan tertentu baik itu syarat rukun mapun hal hal yang membatalkan ibadah tersebut dimana jika salah satunya tidak di laksanakan,  maka ibadah tersebut akan batal” kata Darul Maukuf

    Begitu juga ibadah puasa seperti yang kita laksanakan saat ini Allah SWT mewajibkan berpuasa kepada orang-orang yang beriman sebagai mana di jelaskan dalam Al quran: hai orang orang yang beriman di wajibkan atas kamu berpuasa sabagai mana di wajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

    “Karena di dalam puasa itu seseorang meninggalkan perkara yang di haramkan oleh Allah SWT dan melaksanakan yang di perintahkanya serta pengendalian hawa nafsu dan penundukan sahwat sebagai pembersih jiwa dari ahlak yang hina maka puasa tersebut sebagai sebab di raihnya ketakwaan “ ujar Darul Makup

    Selain itu ia juga mengatakan bahwa Ibadah puasa merupakan bentuk latihan atau mendidik pelakuknya peka terhadap masyarakat dimana puasa akan mengajarkan kesamaan kedudukan antara si kaya dan si miskin, pejabat dan rakyat, bangsawan bernasab tinggi dan rakyat yang tak bernasib tinggi, tidak ada yang membedakan diantara mereka kecuali ketakwaannya.

    Sementara itu Kades Suka Datang 1 Aswan mengucapkan terima kasih kepada tim safari Kantor Kemenag Lebong yang telah mengisi tausiah usai melaksanakan salat teraweh yang merupakan sebagai informasi dan ilmu pengtahuan serta motivasi dalam peningkatan keimanan.

    Ia menghimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk selalu menjaga kerukunan antar umat Beragama dengan saling menghormati satu sama lain, serta saling menjaga keamanan dan ketertiban dan jangan mudah terprofokasi pasaca pemilu yang sudah lalu. (Bibin)
 

Bagikan :