Kasubbag TU Kemenag Rejang Lebong Harap ASN Kemenag Jangan Cuma Piawai Pimpin Do’a

Kasubbag TU Kemenag Rejang Lebong Harap ASN Kemenag Jangan Cuma Piawai Pimpin Do’a

Rejang Lebong (Inmas) --- Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Tata Usaha (TU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Rejang Lebong (RL), A. Supani, S.Ag, M.Pd mengatakan Aparatur Sipil Negara (ASN)  di lingkungan Kemenag jangan hanya piawai pimpin doa.

Pernyataan tersebut disampaikan Supani saat membuka pelatihan penulisan berita website yang diikuti seluruh perwakilan kontributor berita website Kemenag RL di aula pertemuan Kemenag RL, Kamis (27/03).

Menurutnya ASN Kemenag jangan sampai dipersepsikan masyarakat hanya orang piawai dalam membaca do’a saja.

“Diera keterbukaan informasi seperti saat ini, banyak hal kreatif yang dapat dikerjakan oleh pegawai Kemenag selain menjalankan tugas pokoknya. Dan jangan sampai kita dipersepsikan oleh masyarakat hanyalah pegawai yang piawai dalam membaca do’a saja” kata Supani

Menurut A.Supani lima nilai budaya kerja di Kemenag yakni Ingertitas, Profesionalitas, Inonatif, Tanggung Jawab dan Keteladanan harus benar-benar bisa direalisasikan dan bukan hanya slogan semata. Salah satu dari lima nilai budaya kerja tersebut yakni inovatif, mengharuskan seluruh jajaran pegawai di Kemenag untuk senantiasa berinovasi mengembangkan potensinya, salah satunya dengan menulis berita untuk website Kemenag.

“Menulis berita website Kemenag menjadi salah satu contoh inovasi yang dapat dilakukan, hal didasari akan keprihatinan kami akan jumlah berita dari Kemenag RL yang terbit di website resmi Kanwil Kemenag Bengkulu untuk saat ini masih sangat sedikit jika dibandingkan dengan Kemenag di Kabupaten lainnya”. Kata A.Supani

A.Supani berharap jajaran pegawai baik PNS maupun honorer di lingkungan Kemenag RL dapat berinovasi dan mengembangkan potensi yang dimiliki baik dalam bidang keagamaan atau pun hal-hal yang berkaitan dengan IT yang sudah menjadi kebutuhan saat ini. Dan jangan sampai pegawai di Kemenag diasosiasikan oleh masyarakat hanyalah orang piawai dalam membaca do’a saja tetapi harus lebih dari itu. (Randi)

Bagikan :