MTsN 4 Mukomuko Sukses Laksanakan UAMBN-BK TP 2018/2019

MTsN 4 Mukomuko Sukses Laksanakan UAMBN-BK TP 2018/2019

Mukomuko (Inmas), Setelah melaksanakan gladi bersih Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada hari Senin tanggal 8 Maret sampai dengan Selasa tanggal 19 Maret 2019 MTsN 4 Mukomuko melanjutkan kegiatan yakni Ujian Akhir Madrasah Bertandar Nasional Berbasis Komputer ( UAMBN-BK) yang di mulai sejak hari Rabu tanggal 20 Maret sampai dengan Jumat 22 Maret 2019. Bertempat di Ruang perpustakaan.

UAMBN-BK MTsN 4 Mukomuko tahun ini diikuti oleh dua puluh enam siswa. Siswa peserta UAMBN-BK tersebut pelaksanaannya dalam satu server. Adapun jumlah sesi setiap harinya yaitu dua sesi dimasing-masing mata pelajaran. Sementara pengawas di lakukan silang dengan guru MIN 6 Mukomuko yakni Adalni Z,S.Pd, Eka Diana, S.HI dan Rossy, S.Pd

Saat pelaksanaan ujian, ada beberapa masalah mengenai arus listrik dan akses jaringan internet, dari listrik yang sempat mati mendadak hingga signal internet hilang secara seretak dengan matinya listrik. Hal tersebut menjadi kendala besar, karena hal tersebut menjadi tumpuan terhadap keberlansungan UBK. Namun demikian kendala UAMBN-BK MTsN 4 Mukomuko dapat di atasi dengan menjalin komonikasi dengan pihak pihak terkait.

Ketua panitia, Abdul Roni, SE menyampaikan bahwa benar kendala besar UAMBN-BK adalah sering Matinya listrik dan akses jaringan Internet secara bersamaan. Hal ini karena signal internet sangat tergantung dengan listrik. Namun demikian Ujian dapat berjalan lancar dan sukses, karena kendala yang muncul dapat segera di atasi. Kedepan kami berharap pihak pemerintah memberi perhatian agar pelaksanaan ujian berbasis computer dapat dilaksanakan tanpa banyak kendala.seperti mesin genset dan akses jaringan yang memadai.

 Di sisilain, Kepala MTsN 4 Mukomuko Mashuri, S.Ag,M.TPd menegaskan bahwa sampai saat ini MTsN 4 belum memiliki Labor computer, dengan harapan kedepan ada perhatian dari pemerintah agar program nasional ini dapat di laksanakan lebih baik dan berkualitas tinggi. Animo masyarakatpun meningkat untuk menyekolahkan anaknya di madrasah. (Samino).

Bagikan :