PKM IPUH LAKSANAKAN SOSIALISASI DAN PEMBAGIAN TABLET FE KEPADA SISWA MTsN 1 MUKOMUKO

PKM IPUH LAKSANAKAN SOSIALISASI DAN PEMBAGIAN TABLET FE KEPADA SISWA MTsN 1 MUKOMUKO

Mukomuko (Inmas), Sukses melaksanakan penjaringan siswa tahun lalu Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) kecamatan Ipuh pada hari Sabtu 09 Maret  2019 kembali adakan kegiatan sosialisasi dan pembagian tablet vitamin darah serta penjaringan untuk siswa MTSN 1 Mukomuko. Penjaringan yang dilakukan ini terkhusus untuk siswa kelas tujuh dan Delapan saja.

Kegiatan ini dipusatkan di Aula  MTsN 1 mukomuko, mengingat jumlah siswa yang banyak sementara Petugas kesehatannya hanya lima orang saja jadi tidak bisa dilaksanakan di ruangan kelas seperti tahun sebelumnya.

Kepala madrasah Bapak Muliyadi, M.Pd menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Tim PKM yang turun ke MTsN 1 Mukomuko untuk memeriksa kesehatan siswa.

“secara organisasi kita memang ada MOU kerjasama dengan PKM Ipuh tentunya MOU ini berkaitan dengan kesehatan siswa, selain itu pihak PKM sendiri juga mempunyai program kerja penjaringan siswa di seluruh sekolah/madrasah yang ada kecamatan Ipuh ini” ungkapnya.

Yeni Lestari yang merupakan salah satu tim UKS PKM Ipuh membenarkan apa yang disampaikan oleh bapak kepala madrasah, karena sesuai dengan tuntutan pemerintah dan menteri kesehatan untuk selalu mengagendakan program kerja penjarinagn terhadap siswa diseluruh indonesia. Karena kita punya MOU dengan pihak madrasah jadi setiap tahunnya kita pasti datang ke Madrasah ini untuk melakukan penjaringan terhadap siswa MTsN 1 Mukomuko khususnya.

Selain itu Irda yang merupakan salah satu tim medis pada kegiatan ini mengatakan bahwasannya kegiatan ini  meliputi sosialisasi  penyuluhan tentang anemia, pembagian tablet vitamin darah, pemeriksaan riwayat kesehatan panca indera siswa, tekanan darah, tinggi badan dan berat badan siswa. Secara umum seluruh siswa kelas tujuh dan delapan yang kami periksa keadaan panca inderanya sehat.

“Alhamdulillah untuk siswa MTsN ini keadaan siswanya sehat khususnya panca indera.  Beberapa siswa yang mengalami masalah panca indera  kami anjurkan untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan teratur di PKM Ipuh, jika memang nanti membutuhkan rujukan kami akan mengeluarkan surat rujukan”. Jelasnya.

Setelah pemeriksaan dilakukan pihak PKM menyerahkan nama nama siswa yang mengalami gangguan panca indera mereka juga menyarankan untuk memberikan surat pemberirahuan khusus kepada wali siswa yang mengalami gangguan panca indera tersebut  agar dapat diambil tindakan secepat mungkin demi menyonggsong program pemerintah menuju Indonesia Sehat. (NN84).

 

 

Bagikan :