MIN 1 RL Terima Mahasiswa PPL IAIN Curup

MIN 1 RL Terima Mahasiswa PPL IAIN Curup

Rejang Lebong (Inmas)- Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong (RL) Menerima Mahasiswa Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup.

    Kepala MIN 1 RL, Wawan Herianto, S.Pd.,MM menerima langsung sebanyak 6 mahasiswi PPL IAIN Curup angkatan ke-22 Tahun 2019  bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Hendra Harmi, M.Pd yang diwakilkan oleh Dra. Susilawati, M.Pd di ruang kepala madrasah, senin (07/01).

    Waka Kurikulum MIN 1 RL, Hilda Kurniati, S.Pd yang turut menerima mahasiswa PPL IAIN pada kesempatan itu mengatakan, “Kami menyambut baik mahasiswa IAIN Curup yang akan melaksanakan kegiatan PPL di MIN 1 RL, dan ini merupakan kesempatan bagi para calon guru untuk menerapakan ilmu-ilmu yang telah didapat selama ini ketika kuliah”.

    Pada kesempatan itu, Susilawati menjelaskan, “Pada Pelaksanaan PPL angkatan ke 22 ini di MIN 1 RL tidak seperti tahun sebelumnya karena semuanya adalah perempuan. Sebanyak 6 mahasiswi IAIN Curup yang terdiri dari Program Studi (Prodi)  Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI),  dan Tadris Bahasa Inggris (TBI) akan melaksanakan PPL di MIN 1 RL selama 4 bulan terhitung mulai hari ini senin 07 januari 2019 s/d Sabtu 27 April 2019”.

    Setelah proses serah terima bersama DPL, Kepala MIN 1 RL mengumpulkan seluruh Siswa/I MIN 1 RL untuk memperkenalkan mahasiswa PPL IAIN Curup, “Terhitung mulai hari ini madrasah kita akan mendapat guru baru yaitu mahasiswi PPL IAIN Curup, berikut bapak kenalkan guru PPL yaitu; Siti Ropiah dan Tini dari Prodi TBI, Nimi Sarlinah dari Prodi MPI, Wengki Herlina dari Prodi PAI, Novita Hardiani dan Cici Permata Sari dari Prodi PGMI”.

    Pada Kesempatan tersebut Wawan Herianto berpesan kepada Mahasiswi PPL, “Manfaatkanlah kegiatan PPL ini sebagai kegiatan yang bertujuan membantu pribadi  mahasiswa sebagai calon guru agar memiliki pengetahuan, keterampilan, nilai serta sikap yang diperlukan yang mengarah pada pembinaan keterampilan dasar keguruan”. (Randi)

Bagikan :