Konsultan WHO Monitoring Imunisasi MR di Kemenag Benteng

Konsultan WHO Monitoring Imunisasi MR di Kemenag Benteng

Bengkulu Tengah (Inmas), Selasa (18/12) Kepala Kementerian Agama Bengkulu Tengah Sipuan bersama Kasi Pendidikan Islam M.Luth terima kunjungan Konsultan WHO/ Asisten Pendamping WHO dari Jakarta Herman Yasin.

“Pertemuan ini merupakan silaturrahmi Bapak Herman Yasin sebagai Asisten Pendamping WHO dari Jakarta di Kemenag Bengkulu Tengah sekaligus untuk Advokasi dan Sosialisasi  dukungan Kementerian Agama Bengkulu Tengah dalam pelaksanaan Imunisasi Measles Rubella (MR) di Bengkulu Tengah” terang Sipuan.

Kepala Kemenag Benteng juga uan menyampaikan bahwa awal diterbitkannya fatwa MUI memutuskan vaksin ini haram, maka pihak Kankemenag Kab. Benteng secara jelas menolak untuk menggunakan vaksin sebagai pencegahan Campak dan Measles Rubella (MR).

Tetapi pada point ke 3 MUI juga membolehkan bila itu darurat. “Kita termasuk negara dengan kasus Campak terbesar di dunia, ini sudah termasuk darurat. Kita hanya bisa mencegah dengan Imunisasi ini, kalau sudah terinfeksi sampai sekarang belum bisa diobati dan akibatnya akan permanen,” tutur Sipuan.

Kementerian Agama Bengkulu Tengah telah menghimbau kepada seluruh Madrasah dari tingkat RA, MI dan MTs untuk menggunakan Imunisasi Campak dan Measles Rubella (MR). (Jion Akilber)

Bagikan :