Cegah Potensi Konflik, Kemenag Bengkulu Gelar Rakor Pengurus FKUB

Cegah Potensi Konflik, Kemenag Bengkulu Gelar Rakor Pengurus FKUB
Suasana rapat koordinasi pengurus FKUB se-Provinsi Bengkulu

Bengkulu (Inmas)- Sebagai upaya untuk melakukan deteksi dini potensi konflik khususnya terkait konflik keagamaan, Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu melalui subbag Hukum dan KUB menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Hotel Nala Sea Side Kota Bengkulu, Jumat (30/11).

    Rakor bersama utusan pengurus FKUB Provinsi dan Kabupaten/Kota Tersebut dijadwalkan akan dilaksanakan selama tiga hari dengan menghadirkan narasumber dari Kesbangpol Provinsi Bengkulu serta Badan Intelijen Daerah (Binda) Provinsi Bengkulu.

    Kepala Kanwil Kemenag Bengkulu, melalui Kasubbag Hukum dan KUB, Abdul Qohar,M.HI menjelaskan dalam rakor itu nantinya akan dijadikan sebagai ajang diskusi, sharing serta untuk mengetahui berbagai persoalan keagamaan di Provinsi Bengkulu.

    Diantara berbagai persoalan keagamaan yang ada, Menurut Abdul Qohar, potensi gesekan dan konflik keagamaan akan semakin terasa jelang pilpres 2019, apalagi dengan adanya media sosial, siapapun bisa menyulut konflik dengan postingan yang berbau SARA.

    Selain itu, rakor ini juga menjadi bagian dari evaluasi pertanggungjawaban penggunaan dana FKUB yang disalurkan Kementerian Agama kepada FKUB Provinsi Bengkulu maupun FKUB Kabupaten/Kota.

    "Setiap tahun, Kemenag telah menyalurkan dana pembinaan kerukunan umat beragama, dan tentunya ini harus berdampak pada peningkatan kerukunan umat beragama," katanya.

    Terakhir, melalui rapat koordinasi itu diharapkan akan terbangun kesamaan persepsi dan pemahaman diantara pemerintah, instansi terkait serta ormas keagamaan lainnya untuk sama-sama memiliki tanggung jawab dalam mewujudkan harmonisasi kehidupan sosial dan memperkokoh kerukunan umat beragama dalam kerangka Kebhinnekaan NKRI.

    "Mudah-mudahan dengan rakor ini, rencana program kerukunan umat beragama pada tahun 2019 akan dapat dilaksanakan lebih baik dan pilres 2019 menghasilkan pemimpin yang amanah dan mengayomi seluruh Agama," tutupnya. (JJ)
   

Bagikan :