Keluarga Besar Kemenag Lebong Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW

Keluarga Besar Kemenag Lebong Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW

Lebong (Inmas)- Keluarga  Besar Kantor  Kementerian Agama Kabupaten Lebong megngelar pringatan mauld Nabi Muhammad SAW 1440 H hal ini dikatkan Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Lebong Darul maukup di Masjid Ar Rahmah Kelurahan Kampung Jawa Kacamatan Lebong Utara pada Juma’at (23/11)

    Peringatan Mauld Nabi 1440 hijriah dilingkungan Kemenag Lebong di hadiri Ketua MUI Kabupaten Lebong, Katua NU kabupaten Lebong, Ketua Baznas Kabupaten Lebong, seluruh Kasi, Kapala Madrasah, Kepala KUA, para pengawas baik MI, MTs, maupun MA, seluruh PAH Kabupaten Lebong, seluruh ASN Kemenag Lebong, siswa-siswi MTs N 1 dan MAN 2 Lebong serta majelis taklim se kabupaten Lebong dengan diawali penampilah grup hadroh MTs N 1 Lebong dan alunan salawat yang di bawakan siswa-siswi MAN 1 Lebong.

    Pada peringatan maulid tersebut Ka Kan Kemenag Lebong Mansyahri S. Ag M. HI   menyampaika visi dan misi kantor Kemenag Lebong dan menyampaikan uraian hikam maulid diman peringatan maulid nabi merupakan bentuk kecintaan umat muslim terhadap lahirnya manusia terbaik yang menjadi rahmatan lillalamiin.

    “Sebagai umat muslim sudah selayaknya kita mencintai beliau jungjungan kita Nabi Muhammad SAW yang telah membawa risalah dan ajaran dari jaman jahiliah menjadi jaman yang terang benderang samapai saat ini, karena dengan kecintaan kita terhadap beliau akan menimbulkan rasa sayang dan ketaatan yaitu taat kepada Rasul dan tentunya taat kepada Allah SWT” ungkap Mansyahri

    Selain itu ia juga mengatakan peringatan maulid nabi memiliki beberapa nilai dan makna diantarnya nilai sepritual, nilai moral, social dan persatuan dimana dengan menyimak akhlak nabi kemudian mencontonya sebagai suri taudaladan dan melaksanakanya sesuai apa yang di sareatkannya merupakan salah satu tujuan di utusnya nabi Muhammmad SAW.

    “Ahlak nabi sama dengan Al Quran kalau mau melihat ahlak nabi baca dan pahamilah kandungan Al quran kemudian amalkan” kata mansyahri

    Bukan hanya itu ia juga menerangkan sejarah dilahirkanya nabi serta sejarah perjuangan melawan kapir kuarais dan masa wahyu diturunkan serta penyampaianya kepada umat manusia yang penuh dengan tantangan.  (Bibin)

Bagikan :