Ka.Kemenag Benteng Minta Penyuluh "Berantas" Buta Aksara Alquran

Ka.Kemenag Benteng Minta Penyuluh

Bengkulu Tengah (Inmas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah H. Sipuan, S.Ag.,MM meminta dan menginstruksikan kepada seluruh Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS agar ikut berperan aktif dalam memberantas buta aksara alquran.

    Demikianlah hal tersebut disampaikannya pada saat menggelar pertemuan rutin bersama seluruh tenaga Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS dilingkungan Kemenag Benteng, Rabu, 02 Mei 2018

    Pertemuan rutin yang sudah diagendakan ini bertepatan dengan pelaksanaan Upacara Hari Pendidikan Nasional (hardiknas) yang juga dihadiri oleh anggota PAI Non PNS.

    H. Sipuan mengatakan bahwa berdasarkan hasil laporan dari Kepala KUA Kecamatan ada beberapa Calon Pengantin (Catin) pada saat di tes baca alquran masih terbata-bata, dan ini perlu menjadi perhatian khusus sejak dini.

    “Mulailah dengan memberikan pelajaran dan pengenalan alquran kepada anak-anak usia dini, diwilayah kerja masing-masing, berawal dari mengenalkan metode iqra’ sehingga anak-anak akan terbiasa dengan bahasa alquran ketika mereka beranjak dewasa” ungkap Sipuan

    Ia juga menambahkan Pemberantasan buta huruf Al Quran merupakan salah satu dari 8 bidang yang harus dikuasi oleh penyuluh agama Islam dalam upaya pembinaan umat, dan Kemenag sudah mengeluarkan kebijakan tersebut kepada penyuluh disetiap kecamatan.

    “Kita sudah terjunkan penyuluh disetiap kecamatan, mengenai mekanisme kerja terutama pemberantasan buta alquran, mungkin ada kecamatan yang kekurangan penyuluh itu sudah diatur oleh Kepala KUA masing-masing kecamatan” ujarnya

    "Karena itu, mungkin ini menjadi tantangan Kemenag adalah masih banyak dibutuhkannya jumlah penyuluh agama. Terutama, bidang yang menangani pemberantasan buta aksara Alquran," katanya.(Bobi)


Bagikan :