Bimas Buddha Kanwil Kemenag Bengkulu Laksanakan Program Kegiatan Hitta Sukhaya

Bimas Buddha Kanwil Kemenag  Bengkulu  Laksanakan Program  Kegiatan Hitta Sukhaya

Bengkulu (Inmas) --- Bimbingan Masyarakat (Bimas) Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu menyelenggarakan program kegiatan Keluarga Hitta Sukhaya (keluarga bahagia sejahtera)  Angkataan 1 Tahun 2018 di Hotel Grage Hotel Kota Bengkulu. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu  Drs. H. Bustasar, M.Pd.

Dalam sambutanya Bustasar menyampaikan jika keluarga ingin hidup Hitta Sukhaya harus berpegang teguh pada makna perkawinan.  Dalam undang –undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan dijelaskan  bahwa perkawinan adalah ikatan lahir  dan batin seorang suami dan seorang isteri  dengan tujuan membentuk keluarga/rumah tangga yang bahagia dan sejahtera berdasarkan  ketuhanan Yang Maha Esa.

“Suatu perkawinan dipandang sah apabila di lakukan berdasarkan hukum masing-masing agama.  Setiap perkawinan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku” kata Bustasar.

Bustasar juga menambahkan  sering kali pasangan suami istri mengalami kekecewaan akibat yang dialami saat ini tidaklah sama seperti yang di impikan. Kenyataan setelah pada masa pernikahan sering kali berbenturan dengan realita kehidupan maka timbulah berbagai macam masalah.

Dalam upaya mempercepat mengatasi kirisis keluarga yang melanda pasangan suami isteri  maka seyogyanya  setiap pasangan cepat menyadari dan memahami pasangan masing-masing agar tercipta keluarga Hitta Sukhaya, katanya.

Pembimbing Masyarakat Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Warlan, SE., M.Pd menjelaskan, tujuan diselenggarakan kegiatan Pembinaan Keluarga Hitta Sukhaya Angkatan I ini agar para peserta dapat memahami makna  perkawinan, yang sudah dijelaskan dalam undang-undang perkawinan  No 1 tahun 1974 tentang perkawinan. 

“Jika pasangan memahami makna perkawinan maka dengan sendirinya akan terbentuk keluarga yang bahagia dan sejahtera dalam keluarga, dengan demikian akan dapat dijadikan suri teladan bagi keluarganya” ujar Warlan. 

Kegiatan ini ditutup oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Buddha Kementerian Agama RI, Caliadi, SH., MH. Dalam sambutannya Caliadi  menyampaikan pesan Sabda Sang Buddha.  Ada 4 Hal yang dapat mendukung kebahagiaan dalam hidup berkeluarga (1) memiliki keyakinan yang kuat (2) menjaga etika kemoralan (3) memiliki kemurahan hati (4) memiliki kebijaksanaan. Jika 4 Syarat yang di sabdakan Sang Buddha ini dijalankan oleh pasangan suami dan istri pasti hidup akan tercipta keluarga Hitta Sukhaya ucap Caliadi.

Sementara Nurhadi, S Ag, MM, selaku ketua panitia melaporkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah  untuk mewujudkan keluarga Hitta Sukhaya  keluarga bahagia sejahtera di kalangan umat Buddha.  Untuk di ketahui kegiatan Pembinaan Keluarga Hitta Sukhaya Angkatan I diikuti 50 orang terdiri dari 25 pasangan suami dan istri.  Adapun nara sumber sebnyak 5 nara sumber terdiri dari (1) Caliadi, SH.,MH, (2) Drs. H. Bustasar, MS.,M.Pd, (3) Drs. H. Herman Yatim, MM, (4) Warlan, SE.,M.Pd, (5) Tasinul Arifin, SE kegiatan ini berlangsung dari tanggal 6 s.d 8 April 2018 di Grage Hotel Kota Bengkulu. (Aji/Yulius)

Bagikan :