H.Sipuan:“Guru Agama Juga Harus Kuasi IPTEK”

H.Sipuan:“Guru Agama Juga Harus Kuasi IPTEK”

Bengkulu (Inmas)- Ditengah kemajuan arus informasi dan teknologi saat ini, seorang anak didik bisa saja lebih pintar dalam hal tertentu jika dibandingkan dengan guru. Telepon selular (Ponsel) tidakj lagi dimanfaatkan sebagai alat komunikasi dengan lawan bicara, tapi hal itu juga sebagai media untuk mengetahui informasi dunia.

    Demikianlah hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Kemenetrian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah H. Sipuan, S.Ag.,MM pada saat menggelar pertemuan rutin bersama seluruh guru dan tenaga pendidik dilingkungan Kemenag Benteng, Rabu/04/04/18.

    H.Sipuan mengungkapkan "Sangat ironis, di tengah kemajuan arus teknologi dan informasi tenaga pendidik malah Gagap Tekhnologi (Gaptek), tidak bisa menyesuaikan diri dengan perubahan sekaligus perkembangan zaman”, ungkap Sipuan

    Lebih lanjut H. Sipuan mengungkapkan, Setuju atau tidak paradigma lama harus diubah. Dalam proses belajar mengajar (PBM) di kelas, terangnya, murid bisa saja jauh keterbatasan dan kekurangan jika dibandingkan dengan guru yang mengajar dihadapan mereka, namun dipihak lain, untuk urusan perkembangan teknologi dan informasi, tenaga pengajar tidak jarang harus menjadikan anak didiknya sebagai guru. Artinya, kemampuan menguasai teknologi dan informasi saat ini, anak didik jauh lebih lincah juga pintar dari tenaga pengajar mereka di sekolah.

    Karena itu, istilah Gabtek bagi seorang guru harus dibuang jauh-jauh, dan jadilan tenaga pengajar menguasai teknologi, imbuhnya (Bobi)

Bagikan :