Tahun 2018 Bantuan Operasional FKUB BS Dari Kementerian Agama Bertambah

Tahun 2018 Bantuan Operasional FKUB BS Dari Kementerian Agama Bertambah

Bengkulu Selatan (Inmas), Tahun 2018 bantuan operasional dari Kementerian Agama kepada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)  Kabupaten Bengkulu Selatan  bertambah sebesar sepuluh juta Rupiah.

Jika pada tahun lalu FKUB BS menerima bantuan Operasional sebesar empat puluh juta Rupiah maka pada tahun ini FKUB BS menerima bantuan operasional lima puluh juta Rupiah. 

Kabar gembira ini ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Selatan  H. Arsan S Ibrahim, M.HI pada kesempatan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Kemenag BS dan FKUB, Rabu, (30/1).

Hal ini disambut gembira oleh kepengurusan FKUB yang sejak terbentuknya pada tahun 2012 baru mendapat satu kali kucuran dana hibah dari Pemerintah Daerah sebesar dua puluh lima juta Rupiah pada tahun 2014.

Kondisi ini tentu sangat disayangkan karena menurut Ketua FKUB BS K.H Abdullah Munir.M.Pd bahwa keberadaan FKUB Kabupaten Kota merupakan perpanjangan tangan Pemerintah Daerah untuk menjaga stabilitas kerukunan umat beragama di daerah Kabupaten/Kota.

Sehingga berkaitan dengan hal ini pendanaan operasional FKUB seharusnya berada pada Pemerintah Daerah sesuai dengan Keputusan Bersama Dua Menteri, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri yaitu KBM No.8 dan No. 9 pada Pasal 26 Ayat 2 yang menyebutkan bahwa "Belanja pelaksanaan kewajiban menjaga kerukunan nasional dan memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat di bidang pemeliharaan kerukunan umat beragama,pemberdayaan FKUB dan pengaturan pendirian rumah ibadat di Kabupaten /Kota didanai dari dan atas beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten/Kota", namun hingga saat ini peraturan tersebut masih belum dapat diwujudkan karena terkendala permasalahan teknis. 

Kedepan Ketua FKUB dan pengurus berharap agar keberadaan FKUB di Kabupaten Bengkulu Selatan dapat lebih diperhatikan lagi, karena tugas yang cukup berat, menjaga dan memelihara kerukunan umat beragama di Kabupaten Bengkulu Selatan.

"Kami berharap Pemerintah Daerah dapat memperhatikan keberadaan FKUB ini karena jangan sampai karena tak adanya perhatian dari pemerintah sosialisasi berkaitan dengan kerukunan umat beragama akan terhambat, sehingga dapat memancing konflik kerukunan umat beragama, jika sudah terjadi barulah nanti kita akan menyadari keberadaan FKUB ini," harap K.H.Abdullah Munir. M. Pd. (Dina) 

Bagikan :