Ka. MIS Nurul Huda Belumai Adakan Bimtek Pengisian Raport Kurtilas

Ka. MIS Nurul Huda Belumai Adakan Bimtek Pengisian Raport Kurtilas

Rejang Lebong (Inmas) -- Kurikulum  2013  ( Kurtilas)  merupakan penyempurnaan dari kurikulum  2006. Hasil kajian pelaksanaan Kurikulum 2013 menunjukkan bahwa salah satu kesulitan pendidik dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013 adalah dalam perencanaan, pelaksanaan, pengolahan nilai. Kurikulum sebagai seperangkat rencana mencakup tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu.

Pembelajaran dilakukan sebagai upaya untuk mencapai kompetensi yang dirumuskan dalam kurikulum. Sementara itu,  penilaian erat kaitannya dengan informasi seputar peserta didik dan pembelajarannya. Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. Dalam melaksanakan penilaian, pendidik dan satuan pendidikan harus mengacu pada Standar Penilaian.

Dalam pelaksanaan bimbingan tekhnis tentang pengisian raport K13 ini dilaksanankan pada tanggal 09 Desember 2017 yang bertempat di MIS Nurul Huda Belumai, Muhammad Ramli selaku Kepala MIS Nurul Huda Belumai mengatakan “Tujuan inti dari pelaksaanaan kegiatan ini  diharapkan seluruh dewan guru dapat memahami dalam pelakukan penilaian secara objektif  terhadap siswa, adapun konteks penilaian yang dilakukan adalah : Penilaian Sikap Penilaian sikap dimaksudkan sebagai penilaian terhadap perilaku peserta didik dalam proses pembelajaran yang meliputi sikap spiritual dan sosial. Penilaian Tertulis adalah tes yang soal dan jawabannya secara tertulis, Penilaian lisan bertujuan menumbuhkan sikap berani berpendapat, mengecek penguasaan pengetahuan untuk perbaikan pembelajaran, percaya diri, dan kemampuan berkomunikasi secara efektif. Penilaian Penugasan adalah pemberian tugas kepada peserta didik untuk mengukur pengetahuan. Tugas dapat dikerjakan secara individu atau kelompok sesuai karakteristik tugas.

Para dewan guru  begitu  antusias dalam mengikuti acara tersebut, karena  mereka baru kali ini mengolah nilai dengan sistem K13, Neneng Rohmah, S.Pd.I salah seorang wali kelas mengatakan “Awalnya saya bingung dengan pengolahan nilai K13 ini tetapi dengan adanya sosialisasi dan bimbingan dari  Kepala Madrasah saya merasa sangat terbantu dalam mengolah nilai tersebut.(Aan)

 

Bagikan :