Periksa Kelengkapan Administrasi Guru, Kasubag TU Bersama Pengawas Supervisi di MAN Kaur

Periksa Kelengkapan Administrasi Guru, Kasubag TU Bersama Pengawas Supervisi di MAN Kaur

                Kaur (Inmas) – Dalam rangka untuk meningkatkan kedisiplinan serta kelengkapan administrasi guru, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kaur H. Sipuan, Sag, MM melalui Kasubbag TU H. Muhammad Nasir, SPd bersama Pengawas Madrasah mengadakan supervisi administrasi mengajar guru di Madrasah Aliyah (MA) Negeri Kaur, Kamis (9/11).

                Kasubbag Tu Kemenag Kaur Muhammad Nasir dalam arahannya mengatakan , tujuan di adakannya supervisi administrasi mengajar dalam rangka untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar di dalamkelas, dan salah satu bentuk upaya bersama dewan guru untukmeningkatkan mutu pendidikan di madrasah.

                “Kedatangan kami ke madrasah ini untuk melakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi mengajar yang di peruntukan bagi guru yang baik yang berstatus PNS dan non PNS, terutama bagi guru yang sudah sertifikasi,” kata Muhammad Nasir.

Sementara itu Koordinator Pengawas (Korwas) Madrasah Drs. Adi Pawarman dihadapan para guru menjelaskan, kelengkapan administrasi guru yang perlu dipersiapkan terdiri dari administrasi umum meliputi kalender pendidikan, buku agenda guru, buku peristiwa siswa, buku catatan pemberian tugas siswa, daftar buku pegangan guru. Program pengajaran meliputi silabus, program tahunan (prota), program semester (promes), dan rencana program pengajaran (RPP).

“Setiap pendidik itu wajib memiliki perangkat pembelajaran yang update (terbaru.red) dan inovasi setiap tahun pelajaran agar siswa dapat mencapai kompetinsi yang telah ditentukan” ungkapnya.

Terpisah Kepala Kantor Kementerian Agama KabupatenKaur H. Sipuan, SAg, MM kepada Humas mengatakan, pembinaan dan pengawasan yang dilakukan pengawas madrasah tersebut sangat banyak manfaatnya demi terciptanya pendidikan yang berkualitas.

“Para siswa yang berkwalitas hanya akan diraih jika gurunya juga berkwalitas. Kwalitas guru bias ter wujud jika kompetensinya juga dimiliki oleh guru tersebut, yang salah satunya dengan upaya meningkatkan mutu pendidikan melalui pembinaan oleh pengawas” pungkasnya. (Puji).

Bagikan :