Penyelenggara Kristen Rejang Lebong Mengadakan Pelayanan Rabu Ceria di GKII Tempel Rejo

Penyelenggara Kristen Rejang Lebong  Mengadakan Pelayanan Rabu Ceria di GKII Tempel Rejo

Bengkulu (Inmas) 18/08 --  Penyelenggara Kristen. Jum’at, 18 Agustus 2017. Pada hari Rabu tanggal 16 Agustus 2017 menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Kepala Penyelenggara Kristen Kabupaten Rejang Lebong Ibu Minarmin Telaumbanua, S.Th beserta dengan tim yang telah dibentuk mengadakan Pelayanan untuk Anak-anak Sekolah Minggu di Gereja Kristen Injili Indonesia (GKII) Tempel Rejo. Gereja tersebut beralamatkan Desa Tempel Rejo Curup-Bengkulu.

Pelayanan tersebut diberi nama RABU CERIA dengan tema I LOVE JESUS. Pelayanan ini akan dilaksanakan di beberapa Gereja yang ada di wilayah Rejang Lebong. Kegiatan ini sebagai respon Penyelenggara Kristen Kab. Rejang Lebong atas moto yang di berikan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kab Rejang Lebong yaitu BERSIH MELAYANI DAN LEBIH DEKAT MELAYANI UMAT.  

Pelayanan Rabu Ceria di Gereja GKII Tempel Rejo ini merupakan pelayanan kedua bagi tim yang telah dibentuk oleh Kepala Penyelenggara Kristen ini. Kegiatan dilaksanakan pada pukul 14.00 WIB, diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ibu Pendeta Hari Cahyono yang melayani di Gereja GKII Tempel Rejo sebagai Gembala Jemaat atau Pendeta Jemaat dan diikuti oleh Ibu Minarmin Telaumbanua beserta dengan tim serta serta para Guru-guru Sekolah Minggu yang mendampingi anak-anak Sekolah Minggu. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 30 orang anak-anak Sekolah Minggu Gereja GKII Tempel Rejo.

Anak-anak begitu bersemangat dalam mengikuti kegiatan ini, karena diajak untuk bernyanyi untuk memuji Tuhan serta diajarkan beberapa lagu baru untuk memuji Tuhan. Selanjutnya, Firman Tuhan atau Khotbah disampaikan oleh Ibu Silvia Megawati yang merupakan salah satu dari tim kegiatan yang menyampaikan tema I LOVE JESUS. Anak-anak diajak untuk lebih mengenal siapa itu Tuhan Yesus dan mencintai Tuhan Yesus dengan sikap dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu di rumah, sekolah, lingkungan masyarakat dan bergereja.

Diakhir kegiatan dilakukan permaianan bersama dan bukan hanya anak-anak Sekolah Minggu yang bersemangat untuk mengikuti permaianan bersama ini tetapi juga para Guru-guru Sekolah Minggu dan orang tua yang hadir dalam kegaitan ini. Acara ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan foto bersama. (Yoel)

Bagikan :