Ka.Kemenag Kota Bengkulu Narasumber Diskusi Publik

Ka.Kemenag Kota Bengkulu Narasumber Diskusi Publik

Bengkulu (Informasi dan Humas) 27/3- Dalam rangka Puncak Perayaan HUT Harian Radar Bengkulu ke-7, telah dilaksanakan Diskusi Publik dengan Tema “Sekolah Tetap Maju Tanpa Terlilit Pungli”. Yang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 22 Maret 2017. Bertempat di Gedung KH. Ahmad Dahlan Kampus IV Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB).

    Diskusi Publik dengan Tema “Sekolah Tetap Maju Tanpa Terlilit Pungli” ini terselenggara berkat kerjasama Harian Radar Bengkulu dengan UMB, Dinas Pendidikan Kota Bengkulu, Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu, Kementerian Agama  Kota Bengkulu dan PGRI Bengkulu.

    Diskusi Publik ini menghadirkan 5 orang nara sumber, yakni Kapolda Bengkulu, Brigjen yang diwakili Wadir Reskrimum, AKBP Tarmizi, SH. Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Bengkulu, Ade Erlangga, M.Si. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ketua PGRI Bengkulu, Heri Suryadi, M.Pd. Ketua Forum Komite SLTP/MTs Bengkulu sekaligus Pemerhati Pendidikan, Prof. Dr. Yohanes, M.Pd. dan Kepala Kantor Kemenag Kota Bengkulu, Dr. H. Mukhlisuddin, SH.MA.

    Sedangkan peserta diskusi publik ini berasal dari PGRI Bengkulu, kepala sekolah/madrasah, komite sekolah serta tokoh pendidikan.   

    Acara dibuka dengan sambutan GM Harian Radar Bengkulu, Syahbandar, M.Pd. yang sekaligus merupakan moderator acara diskusi publik ini.

    Selanjutnya, sambutan Rektor UMB, Dr. H. Ahmad Dasan, SH.MA. sekaligus membuka acara secara resmi. Dimana, dalam sambutannya Beliau menyampaikan bahwa sekolah harus jeli melihat peluang usaha dan juga harus berani membuka usaha agar memiliki pemasukan dan terhindar dari pungli.  

    Sedangkan Kepala Kantor Kemenag Kota Bengkulu, Dr. H. Mukhlisuddin, SH.MA yang menjadi salah satu nara sumber menyampaikan bahwa, menuntut ilmu adalah kewajiban seorang muslim.

    Namun, dalam prakteknya banyak sekali masalah dan gangguan dalam dunia pendidikan. Kita sebagai seorang muslim harus pintar melihat peluang untuk memajukan dunia pendidikan. Tentunya dengan tetap berpegang pada aturan agama Islam. Yaitu Al quran dan hadis.

    Secara keseluruhan, acara Diskusi Publik dengan Tema “Sekolah Tetap Maju Tanpa Terlilit Pungli” yang berlangsung selama 3 jam ini berjalan lancar dan seru. Seluruh peserta nampak bersemangat dalam mendengarkan serta memberikan tanggapan atas materi yang disampaikan para nara sumber. (Popi)

Redaktur: H.Rolly Gunawan

Bagikan :