Kepala KUA Kecamatan Kota Padang RL Ikuti Orientasi Program KKBPK

Kepala KUA Kecamatan Kota Padang RL Ikuti Orientasi Program KKBPK

Bengkulu (Inmas) 03/03 - Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kota Padang Kabupaten Rejang Lebong (RL), Bulkis, S.Th.I, MHI mengikuti orientasi/diseminasi program Kependudukan dan KB Pembangunan Keluarga (KKBPK). Orientasi ini digelar oleh BKKBN Perwakilan Provinsi Bengkulu yang berlokasi di Jl. Pembangunan No. 1 Padang Harapan Kota Bengkulu. Kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 27 sampai 28 Februari 2017.

Orientasi/diseminasi program KKBPK ini diikuti oleh peserta yang terdiri dari para Kepala KUA dan Pengurus Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) yang datang dari berbagai kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Bengkulu.

Narasumber orientasi ini berasal dari pusat dan daerah. Dra. Theodora Pandjaitan, M.Sc yang menjabat sebagai Direktur Analisis Dampak Kependudukan BKKBN turut memberikan materi. Di samping itu, para widyaswara BKKBN Provinsi Bengkulu juga tidak kalah wawasannya tentang tema kegiatan juga menyuguhkan ilmu mereka kepada para peserta.

Drs. Wahidin, M.Kes selaku Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu menyampaikan Strategi Operasional Program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga Provinsi Bengkulu. Dia mengatakan satu dekade terakhir, Provinsi Bengkulu mengalami lonjakan jumlah penduduk yang cukup signifikan. Hal tersebut disebabkan banyaknya pernikahan di usia dini. Dalam perspektif BKKBN, usia pernikahan yang ideal adalah 21 tahun bagi perempuan, dan laki-laki 25 tahun. Karena itu, peran dari para Kepala KUA sangatlah dibutuhkan. Terutama dalam mensosialisasikan program kependudukan, sebab erat kaitannya dengan angka pernikahan.

Kepala KUA Kecamatan Kota Padang RL mengatakan akan segera mensosialisasikan hasil orientasi/diseminasi kepada masyarakat terutama calon pengantin. Menurutnya, masalah kependudukan merupakan tanggung jawab semua pihak. Apabila seluruh elemen masyarakat berpartisipasi, maka masalah kependudukan dapat segera diminimalisir. (Bulkis)

Redaktur : H. Rolly G

Bagikan :