Kemenag Benteng Adakan Workshop Pengelolaan Persuratan

Kemenag Benteng Adakan Workshop Pengelolaan Persuratan

Bengkulu (Informasi dan Humas) 1/2- Tata persuratan mempunyai nilai dan arti penting sebagai sumber informasi, acuan dan bukti pertanggungjawaban kegiatan Pemerintah yang autentik dan terpercaya, sehingga terciptanya kelancaran dan ketertiban komunikasi kedinasan.

    Kamis,26 Januari 2017 bertempat di Aulah Sakinah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah  mengadakan kegiatan Workshop Tata Cara Persuratan dan Pengarsipan surat Dinas, Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah Drs. H. Ajamalus,MH, Kasubbag Tata Usaha H. Airin,S.Ag,dan segenap Pejabat di Lingkungan Kantor Kemenetgrian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah. Peserta diikuti berasal dari perwakilan Madrasah, KUA dan karyawan/ti Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah.

    Dalam sambutannya pada saat membuka acara secara resmi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah Drs. H. Ajamalus,MH menyampaikan dalam penyelenggaraan atau pengelolaan surat perlu disesuaikan dengan ketentuan yang ada, jika pengelolaanya tidak diatur dengan cermat dan teliti, akan diperlukan banyak waktu dan biaya.

    Dengan pengelolaan surat yang baik diharapkan meningkatkan tertib administrasi, efisiensi dan efektifitas komunikasi tulis antar instansi dalam rangka menunjang kelancaran penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan.Ungkap Ajamalus.

    Kondisi suatu institusi dapat diukur dengan baik tidaknya manajemen pengelolaan kearsipan dan tata persuratannya. “Tata kelola persuratan dan kearsipan menentukan maju mundurnya institusi kita ini, kaya miskinnya informasi tergantung dengan arsip-arsip yang kita simpan, maka tata kelola persuratan dan kearsipan menjadi urat nadinya,” Tambah Ajamalus.

    Selaku ketua Penitia Robet Rodesman berharap Workshop tata persuratan dan kearsipan bertujuan untuk memberikan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan terkait tata persuratan dan kearsipan dengan baik dan benar serta profesional. Ilmu yang didapatkan dari workshop ini bukan hanya untuk diserap oleh sendiri tapi untuk ditularkan kepada orang lain atau teman yang berada di unit kerja masing-masing. Itulah salah satu poin yang disampaikan oleh ketua pelaksana yang juga menjabat sebagai Kabag Umum.(Bobi)

Redaktur : H.Rolly Gunawan

Bagikan :