Hindari Pungli, Ka. Kemenag Benteng Monitoring Ke KUA Kecamatan

Hindari Pungli, Ka. Kemenag Benteng Monitoring Ke KUA Kecamatan

Bengkulu (Informasi dan Humas) 2/11- Program Kementerian Agama (Kemenag) menggratiskan biaya nikah di kantor sepertinya tidak  menemui hambatan. Pasalnya, gagasan cemerlang tersebut mendapat respon yang sangat positif dari berbagai kalangan, baik pejabat sampai masyarakat sediri yang merasakan manfaat terbantunya dari program tersebut,  karena  ini merupakan ide yang sangat bagus dan bermanfaat bagi kepentingan rakyat.

Drs. H. Ajamalus, MH selaku Kepala Kantor Kemenetrian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah mengajak satuan kerja di bawah Kementerian Agama untuk menghindari pungutan liar karena dapat memicu kebocoran pendapatan negara.

"Saat ini sudah ada tim Saber Pungli (Sapu Bersih Pungutan Liar) yang dibentuk Presiden Joko Widodo. Agar tidak ada lagi pungli," kata Ajamalus di sela-sela menghadiri prosesi pernikahan di Kantor Urusan Agama Kecamatan (KUA )Karang Tinggi, selasa (01/11/2016). Pungli, kata dia, sangat mungkin terjadi di satker Kemenag seperti di unit terkecil yaitu Kantor Urusan Agama di seluruh Indonesia.

Drs. H. Ajamalus, MH sangat mewanti-wanti dan memberikan peringatan keras jika kedapatan ada Pungutan-pungutan liar di satuan kerja di bawah Kementerian Agama, seperti KUA, Madrasah, jika kedapatan maka akan kita tindak lanjuti dengan tegas.

“Untuk di KUA, masalah pernikahan semua sudah diatur mengenai Administrasinya, bagi yang menikah di luar Kantor KUA, sesuai (PP) Nomor 48 Tahun 2014 tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kemenag, tersebut dibebani biaya pencatatan nikah Rp. 600 ribu. Dan biaya itu harus dibayarkan ke kas negara, bukan kepada petugas KUA," sedangkan pasangan yang menikah di KUA digratiskan. katanya.

Lebih lanjut Ka. Kankemenag Drs. H. Ajamalus.,MH menghimbau agar seluruh ASN di Lingkungan Kankemenag Benteng khususnya di KUA Kecamatan dan Madrasah sebisa mungkin menghindari pungutan liar (pungli). Hal ini sejalan dengan amanah dan intruksi Menteri Agama yang dilontarkan pada Rakernas para KPA se Indonesia di Jakarta beberapa saat lalu. Tambah Ajamalus.

Penulis : Bobi **
Redaktur: H.Nopian Gustari

Bagikan :